Khidmat! Peletakan Batu Pertama Gereja GPKAI Paulus Aiwou Dihadiri Gubernur Papua Barat

Khidmat! Peletakan Batu Pertama Gereja GPKAI Paulus Aiwou Dihadiri Gubernur Papua Barat

Dari Lantai Tanah ke Gedung Baru: Perjalanan Iman Jemaat GPKAI Paulus Aiwou---papuabaratprov

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Ibadah peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja GPKAI Jemaat Paulus Aiwou berlangsung penuh khidmat di Kampung Masiepi, Minggu 15 Februari 2026.

Momentum pembangunan gereja GPKAI ini mengangkat tema “Yesus Kristus sebagai dasar yang teguh”, menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah ini berlandaskan iman kepada Kristus sebagai batu penjuru.

Peletakan batu pertama Gereja GPKAI Paulus Aiwou bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol komitmen iman jemaat. Pembangunan gereja di Kampung Masiepi ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan rohani bagi generasi sekarang maupun mendatang.

Penyambutan Adat Warnai Pembangunan Gereja di Papua Barat

Prosesi pembangunan Gereja GPKAI Paulus Aiwou turut dihadiri oleh Gubernur Papua Barat dan sejumlah pejabat daerah. Kehadiran Dominggus Mandacan bersama jajaran pemerintah disambut secara adat melalui pemasangan mahkota dan pengalungan noken sebagai bentuk penghormatan budaya Papua.

Nuansa budaya semakin terasa saat para ibu menyanyikan lagu daerah Arfak dalam ibadah peletakan batu pertama gereja tersebut. Tradisi adat Arfak dalam pembangunan gereja ini mencerminkan kuatnya sinergi antara iman Kristen dan budaya lokal Papua Barat.

Pesan Rohani: Kristus Sebagai Batu Penjuru Pembangunan Gereja

Dalam khotbahnya, Gembala Jemaat GPKAI Paulus Aiwou menegaskan makna rohani dari peletakan batu pertama gereja. Menurutnya, pembangunan gedung gereja GPKAI harus dimulai dengan menempatkan Kristus sebagai fondasi utama dalam setiap prosesnya.

Peletakan batu pertama Gereja GPKAI Paulus Aiwou menjadi lambang pengakuan iman bahwa Kristus adalah dasar dan arah pembangunan. Ia menekankan bahwa gereja bukan hanya bangunan fisik, tetapi wadah pelayanan dan pengabdian umat di tengah masyarakat Papua Barat.

Dukungan Pemerintah untuk Pembangunan Gereja GPKAI

Gubernur Papua Barat memberikan apresiasi atas semangat jemaat dalam membangun gedung gereja baru ini. Dalam sambutannya, Dominggus Mandacan menyebut pembangunan gereja sebagai wujud pertumbuhan iman dan kekuatan kebersamaan masyarakat Papua.

Sebagai bentuk dukungan pembangunan Gereja GPKAI Paulus Aiwou, Gubernur menyumbangkan 500 sak semen. Selain bantuan pribadi tersebut, pemerintah daerah Papua Barat juga memastikan dukungan anggaran melalui program APBD tahun 2027.

Gubernur Papua Barat juga menegaskan pentingnya gotong royong dalam pembangunan gereja di Pegunungan Arfak. Menurutnya, semangat kebersamaan dalam pembangunan gereja mencerminkan persatuan dalam keberagaman masyarakat Papua.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari

Bupati Kabupaten Manokwari mengajak seluruh jemaat GPKAI untuk tidak menunda proses pembangunan gereja. Hermus Indou menekankan bahwa pembangunan gedung gereja harus dilakukan dengan komitmen bersama dan tanggung jawab iman.

Sumber: