Satwa Dilindungi Papua Barat Lolos ke Luar Daerah, Gubernur Murka!

Satwa Dilindungi Papua Barat Lolos ke Luar Daerah, Gubernur Murka!

atwa Papua Barat Dijual ke Luar Daerah, Pemerintah Siapkan Aturan Baru---Dok. Istimewa

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti lemahnya pengawasan satwa dilindungi di wilayah Papua Barat, khususnya terhadap satwa endemik seperti burung cendrawasih dan kasuari yang kerap menjadi sasaran perburuan ilegal.

Pernyataan Gubernur Papua Barat tersebut disampaikan usai mengikuti ibadah bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat di Kantor Gubernur, Rabu (18/02/2026), menanggapi beredarnya informasi penangkapan satwa dilindungi asal Papua Barat di Ternate, Maluku Utara.

Satwa Dilindungi Papua Barat Diduga Lolos Pengawasan

Menurut Dominggus Mandacan, kasus pengiriman satwa dilindungi dari Papua Barat hingga tertangkap di daerah lain menunjukkan adanya celah dalam sistem pengawasan.

Ia mempertanyakan bagaimana burung, kanguru, dan berbagai satwa endemik Papua Barat dapat keluar dari wilayah tersebut tanpa terdeteksi aparat terkait.

“Bagaimana bisa satwa dilindungi dari Papua Barat dibawa keluar daerah dan baru ditangkap di wilayah lain? Di mana pengawasan kita?” tegas Gubernur Papua Barat dalam pernyataannya.

Isu perdagangan satwa dilindungi Papua Barat ini dinilai mencoreng komitmen pelestarian lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati Tanah Papua.

BACA JUGA:Pemprov Papua Barat Gelontorkan Rp10 M untuk Gedung KJSU, Targetkan RS Tipe B

Gubernur Papua Barat Perintahkan OPD Tingkatkan Pengawasan

Menindaklanjuti kasus satwa dilindungi Papua Barat tersebut, Gubernur Papua Barat langsung menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera berkoordinasi dengan instansi teknis.

Koordinasi pengawasan satwa dilindungi Papua Barat diminta melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam serta pihak karantina di pelabuhan dan bandara guna memperketat jalur distribusi keluar masuk satwa.

Langkah penguatan pengawasan satwa endemik Papua Barat ini diharapkan mampu mencegah praktik penangkapan, penjualan, dan pengiriman ilegal ke luar daerah.

Imbauan kepada Masyarakat Hentikan Perburuan Satwa Endemik

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Barat juga mengimbau masyarakat agar menghentikan kebiasaan berburu satwa dilindungi Papua Barat seperti cendrawasih, kasuari, dan jenis satwa lainnya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan satwa endemik Papua Barat bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat.

Bahkan, sebagai bentuk komitmen pribadi terhadap pelestarian satwa dilindungi Papua Barat, Gubernur menyatakan akan menolak atribut adat yang menggunakan bagian tubuh satwa dilindungi dalam setiap kunjungan kerja.

Sumber: