37 ASN Terancam Dipecat! Bupati Fakfak Tak Main-Main Soal Disiplin
Reformasi Besar Dimulai, Bupati Fakfak Ancam Pecat ASN Mangkir---Dok. Istimewa
PAPUABARAT, DISWAY.ID - Kebijakan tegas Bupati Fakfak mulai diberlakukan dalam rangka penataan birokrasi dan peningkatan disiplin ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak.
Reformasi birokrasi Fakfak 2026 menjadi fokus utama pasangan Bupati dan Wakil Bupati demi menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan bertanggung jawab.
Langkah tegas tersebut disampaikan langsung dalam agenda pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang berlangsung di Gedung Winder Tuare, Jumat 20 Februari 2026.
37 ASN Fakfak Terancam Sanksi Berat
Penindakan ASN tidak disiplin di Fakfak menjadi sorotan utama setelah Bupati menerima laporan adanya 37 pegawai yang tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa sanksi tegas ASN Fakfak akan diterapkan tanpa kompromi demi menjaga integritas pelayanan publik.
Pegawai yang tidak masuk kerja kurang dari satu tahun akan dikenakan penahanan gaji serta peringatan resmi melalui Sekretaris Daerah dan BKPSDM.
Sementara itu, bagi ASN yang tercatat tidak aktif bekerja selama lebih dari satu tahun, proses pemecatan ASN Fakfak akan segera dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Bupati mengungkapkan bahwa beberapa pegawai bahkan tercatat tidak masuk kerja selama satu setengah tahun hingga tiga tahun, kondisi yang dinilai tidak dapat lagi ditoleransi.
Evaluasi Kepala Distrik dan Kepala Puskesmas
Selain penindakan terhadap ASN tidak disiplin, evaluasi pejabat distrik dan kepala puskesmas di Fakfak juga menjadi bagian dari pembenahan menyeluruh.
Beberapa pejabat disebut telah dinonaktifkan sementara guna memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dan pelayanan masyarakat tetap maksimal.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perubahan birokrasi Kabupaten Fakfak yang dicanangkan sejak awal masa kepemimpinan.
Komitmen Bangun Negeri Mbaham Matta
Bupati menegaskan bahwa kebijakan tegas ini diambil demi kepentingan masyarakat dan masa depan daerah yang dikenal sebagai Negeri Mbaham Matta.
Menurutnya, tanpa langkah nyata dan keberanian mengambil keputusan, perubahan dalam sistem pemerintahan tidak akan pernah terwujud.
Ia juga meminta dukungan penuh dari seluruh jajaran ASN agar reformasi tata kelola pemerintahan Fakfak dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Sumber: