Ditjenpas Papua Barat dan Polda Perkuat Sinergi Hadapi KUHAP Baru, Fokus Pengamanan dan Pembinaan
udiensi Strategis Ditjenpas dan Polda Papua Barat, Fokus Pengamanan Lapas---dpk. ditjenpas
PAPUABARAT, DISWAY.ID - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua Barat terus memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam menghadapi implementasi regulasi hukum terbaru.
Hal ini ditandai dengan audiensi strategis antara Kakanwil Ditjenpas Papua Barat, Hensah, dan Kapolda Papua Barat, Alfred Papare, pada Senin 30 Maret 2026.
Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam membangun sinergi antar Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya dalam menyambut penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.
BACA JUGA:Resep Donat Premium Lembut dan Empuk, Anti Gagal untuk Pemula
Perkuat Koordinasi Pengelolaan Tahanan dan Lapas
Audiensi tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk membahas berbagai isu penting.
Fokus pembahasan mencakup pengelolaan tahanan, pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), hingga pertukaran data dan informasi antar lembaga.
Selain itu, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama, mengingat peran Pemasyarakatan kini semakin strategis dalam sistem hukum pidana modern.
Hensah menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak lagi hanya berfungsi sebagai pelaksana hukuman, tetapi juga berperan dalam menjamin perlindungan hak Warga Binaan serta mendukung keberhasilan reintegrasi sosial.
Menurutnya, koordinasi antara Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, dan Pemasyarakatan menjadi kunci agar pelayanan hukum berjalan efektif, cepat, dan berkeadilan.
BACA JUGA:Gempa Bumi Hari Ini: Magnitudo 3,0 Guncang Tambrauw Papua Barat, Ini Data BMKG
Tantangan Implementasi KUHAP Baru
Dalam implementasi KUHAP terbaru, sejumlah tantangan diperkirakan akan muncul, terutama terkait proses pemindahan tahanan, pelaksanaan putusan, pembinaan narapidana, hingga pengawasan pasca-pidana.
Untuk itu, sinergi antara Ditjenpas dan Kepolisian dinilai sangat penting guna memastikan seluruh proses berjalan tertib, transparan, dan tetap menjaga keamanan masyarakat.
Kapolda Papua Barat, Alfred Papare, menyambut baik inisiatif Ditjenpas dalam memperkuat komunikasi lintas sektor. Ia menilai bahwa keamanan tidak hanya bergantung pada penegakan hukum di lapangan, tetapi juga pada keberhasilan pembinaan di dalam Lapas.
Sumber: ditjenpas