Beli iPhone Bekas di 2026? Cek 7 Hal Krusial Ini Biar Gak Kena Zonk Layar Green Screen

Beli iPhone Bekas di 2026? Cek 7 Hal Krusial Ini Biar Gak Kena Zonk Layar Green Screen

ilustrasi iPhone Air.-dok. Digimap-

papuabarat.disway.id - Pasar iPhone bekas di tahun 2026 masih sangat menggiurkan, terutama untuk seri iPhone 13 Pro hingga iPhone 15 Pro yang harganya sudah jauh lebih terjangkau. Namun, ada satu momok yang menghantui pembeli: Green Screen of Death. Fenomena layar berubah menjadi hijau permanen ini seringkali muncul secara tiba-tiba pada unit yang sudah pernah mengalami servis tidak resmi atau tekanan fisik.

Agar investasi Anda tidak berakhir di tempat servis, pastikan melakukan 7 pengecekan krusial ini sebelum menyerahkan uang:

1. Cek "Parts and Service History"

Apple sudah sangat transparan di iOS terbaru. Buka Settings > General > About. Jika layar atau baterai pernah diganti dengan komponen tidak asli, akan muncul peringatan "Unknown Part".

Risiko: Komponen tidak asli seringkali memicu kegagalan sistem daya yang berujung pada kerusakan layar (green screen).

2. Uji Fitur True Tone dan Brightness

Buka Control Center dan tekan lama pada bar kecerahan. Jika fitur True Tone tidak ada, hampir dipastikan layar sudah pernah diganti.

Tips: Gerakkan slider kecerahan dari paling gelap ke paling terang secara cepat. Perhatikan apakah ada kedipan (flicker) atau garis halus yang muncul.

3. Tes Face ID (Keamanan Biometrik)

Face ID sangat sensitif terhadap benturan atau masuknya air. Jika Face ID bertuliskan "Problem Detected", ini adalah indikasi kuat bahwa perangkat pernah mengalami benturan keras yang juga berisiko merusak jalur kabel fleksibel layar di masa depan.

4. Periksa Presisi Layar dan Bezel

Tekan pelan bagian pinggir layar. Jika ada bunyi "klik" atau layar terasa sedikit renggang dari bodi, berarti lem perekat sudah tidak asli. Layar yang tidak presisi lebih rentan terkena lembap yang memicu korosi pada jalur display.

5. Cek Ketahanan Baterai (Battery Health)

Meski fokus pada layar, kesehatan baterai yang di bawah 80% dapat menyebabkan tegangan listrik tidak stabil. Ketidakstabilan tegangan ini seringkali menjadi pemicu komponen display mengalami short circuit dan berubah warna menjadi hijau.

Sumber:

Berita Terkait