Performa Viktor Gyokeres Disorot, Arsenal Disebut Lebih Cocok Rekrut Patrik Schick

Performa Viktor Gyokeres Disorot, Arsenal Disebut Lebih Cocok Rekrut Patrik Schick

Gyokeres Disorot, Arsenal Disebut Lebih Cocok Rekrut Patrik Schick-@viktorgyokeres-Instagram

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Striker Viktor Gyokeres tengah berada dalam sorotan setelah dinilai belum menunjukkan konsistensi sejak bergabung dengan Arsenal.

Di tengah ambisi besar The Gunners mengejar gelar Liga Premier Inggris dan melaju di Liga Champions UEFA, tekanan terhadap penyerang asal Swedia itu semakin meningkat.

Mantan gelandang Liverpool, Vladimir Smicer, mengemukakan pandangannya terkait lini depan Arsenal.

Ia menilai klub London Utara tersebut seharusnya mempertimbangkan Patrik Schick sebagai opsi utama dibandingkan Gyokeres.

Menurut Smicer, striker milik Bayer Leverkusen itu memiliki naluri mencetak gol yang lebih tajam, terutama dalam situasi di dalam kotak penalti.

“Schick adalah finisher alami. Ia cerdas dalam membaca ruang dan mampu mencetak gol dari berbagai posisi,” ungkap Smicer.

Ia bahkan meyakini bahwa kehadiran Schick bisa memberikan dampak signifikan terhadap peluang Arsenal meraih gelar liga.

BACA JUGA:Jelang Arsenal vs Southampton, Mikel Arteta Update Kondisi Cedera 5 Pemain Jelang Perempat Final Piala FA

Perbandingan Ketajaman Jadi Sorotan

Arsenal diketahui mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Gyokeres dari Sporting CP, dengan nilai transfer mencapai sekitar £60 juta. Namun, performanya di awal musim memicu perdebatan.

Smicer menilai bahwa dalam situasi peluang yang sama, Schick memiliki tingkat konversi gol yang lebih tinggi dibandingkan Gyokeres.

Meski demikian, ia juga mengakui bahwa Schick memiliki riwayat cedera yang cukup sering, yang bisa menjadi faktor risiko bagi klub mana pun yang ingin merekrutnya.

Sepanjang musim ini, Gyokeres telah mencatatkan 17 gol dari 44 pertandingan di semua kompetisi bersama Arsenal. Namun, kontribusinya di Liga Premier masih dianggap kurang optimal, dengan hanya lima gol dalam enam bulan pertama.

Catatan tersebut membuatnya mendapat kritik, terutama karena Arsenal membutuhkan sosok penyerang yang lebih klinis dalam persaingan gelar.

Tantangan Besar di Sisa Musim

Sumber: