Bahas Ketimpangan Daerah, Gubernur Papua Barat Kumpulkan Seluruh Bupati
Fokus Kurangi Kesenjangan, Raker Papua Barat Bahas Strategi Pembangunan Daerah---dok. Klik Papua
PAPUABARAT, DISWAY.ID - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan telah resmi membuka Rapat Kerja (Raker) bersama para bupati se-Papua Barat yang digelar di Aston Niu Manokwari, Kamis 16 April 2026 kemarin.
Pertemuan strategis ini menjadi forum penting untuk menyusun arah pembangunan daerah yang lebih terencana, terpadu, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Papua Barat.
Raker tersebut diikuti seluruh bupati dari berbagai kabupaten di Papua Barat. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga turut hadir, mulai dari Kapolda Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala BIN Daerah, hingga Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB).
Selain itu, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) baik tingkat provinsi maupun kabupaten juga ambil bagian dalam pembahasan lintas sektor tersebut.
BACA JUGA:Cara Memilih Vitamin Burung Kenari yang Tepat, Bisa Pakai Buah Alami agar Cepat Gacor
Soroti Kesenjangan Pembangunan
Dalam arahannya, Gubernur Dominggus menekankan masih adanya ketimpangan pembangunan di berbagai sektor yang perlu segera ditangani secara serius.
Menurutnya, kesenjangan antarwilayah menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan agar pembangunan di Papua Barat bisa berjalan merata dan berkeadilan.
“Kita masih menghadapi berbagai kesenjangan yang membutuhkan langkah cepat dan tepat sasaran. Ini harus menjadi perhatian bersama seluruh kepala daerah,” tegasnya.
Melalui Raker ini, pemerintah provinsi mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam merancang program pembangunan.
Pendekatan yang terintegrasi dinilai penting agar kebijakan yang diambil tidak berjalan parsial, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, perencanaan pembangunan berkelanjutan juga menjadi fokus utama, guna memastikan setiap program memiliki arah yang jelas dan berjangka panjang.
Raker ini diharapkan menjadi titik awal penguatan koordinasi antar pemerintah daerah di Papua Barat. Dengan kolaborasi yang solid, berbagai persoalan pembangunan diharapkan dapat diatasi secara bertahap.
Pemerintah provinsi menargetkan pembangunan yang inklusif, merata, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah.
Sumber: