Harga Emas Antam Hari Ini 24 April 2026 Stabil, Simak Rincian Lengkap per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 24 April 2026 Stabil, Simak Rincian Lengkap per Gram

Daftar Harga Emas Antam 24 April 2026, Ukuran 1 Gram hingga 1 Kg---Unsplash

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam yang dipasarkan melalui Logam Mulia tercatat tidak mengalami perubahan pada perdagangan Jumat, 24 April 2026.

Stabilnya harga emas Antam hari ini terlihat dari tidak bergeraknya harga jual maupun nilai buyback, setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini menjadi perhatian pelaku pasar yang masih menunggu arah pergerakan harga emas global.

Berdasarkan data resmi Logam Mulia per pukul 09.00 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2.805.000.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali ditetapkan sebesar Rp2.610.000 per gram.

BACA JUGA:Munas VII ABDSI 2026 di Bali: Momen Penentu Arah UMKM Menuju Indonesia Emas 2045

Daftar Harga Emas Antam Terbaru 24 April 2026

Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.452.500
  • 1 gram: Rp2.805.000
  • 2 gram: Rp5.550.000
  • 3 gram: Rp8.300.000
  • 5 gram: Rp13.800.000
  • 10 gram: Rp27.545.000
  • 25 gram: Rp68.737.000
  • 50 gram: Rp137.395.000
  • 100 gram: Rp274.712.000
  • 250 gram: Rp686.515.000
  • 500 gram: Rp1.372.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.745.600.000

Untuk pecahan 10 gram, harga jual tercatat Rp27.545.000 dengan nilai buyback Rp25.698.500. Sementara itu, emas batangan ukuran 100 gram dijual Rp274.712.000 dengan buyback Rp257.075.000.

Adapun harga tertinggi terdapat pada ukuran 1.000 gram atau 1 kilogram, yang mencapai Rp2.745.600.000 dengan buyback sebesar Rp2.570.840.000.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Hobi, Merajut Ternyata Bisa Atasi Kecemasan Berlebih

Analisis: Harga Emas Masih Menunggu Sentimen Global

Pergerakan harga emas Antam yang cenderung stagnan mencerminkan kondisi pasar yang masih berhati-hati. Investor dan pelaku pasar saat ini tengah mencermati berbagai faktor global, termasuk kebijakan suku bunga, inflasi, serta dinamika ekonomi internasional.

Stabilnya harga emas juga sering dimaknai sebagai fase konsolidasi setelah mengalami penurunan. Dalam situasi seperti ini, banyak investor memilih menahan posisi sambil menunggu momentum yang lebih jelas untuk melakukan aksi beli atau jual.

Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas, kondisi harga yang relatif stabil dapat menjadi peluang untuk mulai mengakumulasi aset secara bertahap, terutama bagi investor jangka panjang.

Sumber: