ASN Kemenag Papua Barat Ikuti Asesmen Kompetensi, Ini Tujuannya
Kemenag Papua Barat Gelar Penilaian Kompetensi ASN---Dok. Istimewa
PAPUABARAT, DISWAY.ID - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Papua Barat menggelar kegiatan penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, bertempat di Gedung MAN Kota Sorong, Papua Barat Daya. Peserta yang terlibat terdiri dari pejabat administrator, pengawas, serta enam penghulu dari berbagai kabupaten di wilayah Papua Barat.
Penilaian kompetensi ini dirancang untuk mengukur kemampuan manajerial, sosial kultural, serta aspek teknis ASN. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi sistem merit dalam pengembangan karier ASN yang profesional dan berintegritas.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat dalam sambutannya menegaskan pentingnya asesmen kompetensi dalam menghadirkan aparatur yang adaptif dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik modern.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para ASN, termasuk para penghulu, dapat terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Enam penghulu yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari empat penghulu ahli madya dan dua penghulu ahli muda. Mereka berasal dari sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA), di antaranya KUA Kokas Kabupaten Fakfak, KUA Sorong Utara, KUA Salawati Selatan, KUA Waegoe Selatan, KUA Mayamuk, serta KUA Wondiboi Teluk Wondama.
Keikutsertaan para penghulu tersebut mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh ASN untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kualitas diri.
Pelaksanaan penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari asesmen potensi, wawancara kompetensi, hingga simulasi pemecahan masalah yang disesuaikan dengan tugas dan fungsi jabatan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Agama Papua Barat berharap dapat mencetak ASN yang semakin profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat di seluruh wilayah Papua Barat.
Sumber: