Jose Mourinho Dikabarkan Kembali ke Real Madrid, Arbeloa Beri Respons Tegas

Jose Mourinho Dikabarkan Kembali ke Real Madrid, Arbeloa Beri Respons Tegas

Arbeloa Akui Kekecewaan Madridista Usai Barcelona Kunci Gelar La Liga 2025-26-@arbeloa-Instagram

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, akhirnya buka suara terkait masa depannya setelah timnya gagal menghentikan langkah FC Barcelona meraih gelar juara La Liga musim 2025-26.

Kekalahan 0-2 Real Madrid dari Barcelona pada laga El Clasico, Minggu malam, memastikan klub asal Catalunya itu mengunci trofi La Liga dengan tiga pertandingan tersisa.

Hasil tersebut semakin memperbesar tekanan terhadap Arbeloa yang belum mampu mempersembahkan gelar sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala Real Madrid pada Januari lalu menggantikan Xabi Alonso.

Nama Jose Mourinho bahkan mulai santer dikabarkan akan kembali ke Santiago Bernabeu untuk menangani Los Blancos pada musim 2026-27.

Meski rumor pergantian pelatih semakin kencang, Arbeloa memilih untuk fokus menyelesaikan musim ini dengan baik. Real Madrid masih menyisakan tiga pertandingan La Liga melawan Real Oviedo, Sevilla FC, dan Athletic Bilbao.

“Kami tentu akan berbicara dengan klub seperti biasanya. Namun saat ini fokus saya adalah memastikan tim menutup musim dengan baik dan tidak kehilangan konsentrasi di tiga pertandingan terakhir,” ujar Arbeloa kepada wartawan.

Pelatih berusia 43 tahun itu menegaskan dirinya ingin memberikan kesempatan kepada pemain yang tampil baik selama latihan untuk mendapatkan menit bermain sebelum musim berakhir.

“Apa yang akan terjadi di masa depan akan dibahas nanti setelah musim selesai. Saat ini saya hanya fokus pada dua pekan terakhir kompetisi,” lanjutnya.

Arbeloa Pahami Kekecewaan Fans Real Madrid

Arbeloa juga mengakui para pendukung Real Madrid sangat kecewa dengan performa tim musim ini. Menurutnya, satu-satunya cara untuk membalas kepercayaan suporter adalah dengan bekerja keras dan memperbaiki kesalahan.

“Kami memahami rasa frustrasi dan ketidakpuasan para Madridista. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah bekerja dan belajar dari semua kesalahan musim ini,” katanya.

Mantan bek Real Madrid itu menilai klub sebesar Real Madrid selalu memiliki kemampuan untuk bangkit dari situasi sulit.

“Kami adalah tim yang berkali-kali jatuh lalu bangkit kembali. Saat ini kami merasakan kemarahan yang sama seperti para penggemar. Karena itu kami harus membalikkan keadaan,” ujar Arbeloa.

Ia menegaskan tiga pertandingan tersisa harus dimenangkan demi menjaga harga diri dan kehormatan lambang Real Madrid.

Sumber: