Bocoran Terbaru! Apple Ingin Hadirkan AI Super Canggih di iPhone Tanpa Boros Memori

Bocoran Terbaru! Apple Ingin Hadirkan AI Super Canggih di iPhone Tanpa Boros Memori

Apple Pertimbangkan Teknologi AI Revolusioner, Siri Berpotensi Lebih Pintar dari Sebelumnya---Freepik

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Apple disebut tengah mengeksplorasi teknologi baru yang berpotensi membawa Apple Intelligence ke level berikutnya.

Raksasa teknologi asal Cupertino itu dikabarkan sedang berdiskusi dengan PrismML, perusahaan yang dikenal mengembangkan teknologi kompresi Large Language Model (LLM) tanpa mengorbankan performa.

Apabila kerja sama tersebut terealisasi, Apple berpeluang menghadirkan model AI yang jauh lebih besar dan lebih cerdas di iPhone, namun tetap hemat ruang penyimpanan.

Langkah ini dinilai dapat menjadi solusi atas keterbatasan perangkat seluler dalam menjalankan model kecerdasan buatan berukuran besar secara langsung (on-device).

PrismML dikenal memiliki teknologi yang mampu membuat Large Language Model menjadi jauh lebih ringkas tanpa menurunkan kemampuan pemrosesan. Sederhananya, teknologi tersebut bekerja layaknya proses kompresi file, tetapi diterapkan pada model AI sehingga ukurannya mengecil tanpa menghilangkan kualitasnya.

Keunggulan inilah yang membuat Apple dikabarkan tertarik untuk memanfaatkan teknologi PrismML sebagai fondasi pengembangan Apple Intelligence generasi berikutnya.

Laporan terbaru menyebut PrismML berhasil menjalankan Qwen 3.6 27B, model AI milik Alibaba yang memiliki 27 miliar parameter, secara native di iPhone 17 Pro.

Jumlah parameter tersebut jauh melampaui model AFM 3 Core Advanced yang saat ini digunakan Apple pada iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max, yang disebut memiliki sekitar 20 miliar parameter.

Yang membuat pencapaian ini semakin menarik adalah cara kerja teknologi PrismML berbeda dengan pendekatan yang digunakan Apple saat ini.

Apple diketahui mengandalkan arsitektur sparse, yakni metode yang hanya mengaktifkan sekitar satu hingga empat miliar parameter ketika model AI memproses sebuah perintah. Pendekatan tersebut memang lebih efisien, tetapi tidak memanfaatkan seluruh kemampuan model secara bersamaan.

Sebaliknya, teknologi PrismML memungkinkan seluruh 27 miliar parameter pada model Qwen 3.6 aktif secara simultan. Hasilnya, model AI tersebut mampu bekerja dengan kapasitas penuh langsung di perangkat tanpa harus mengandalkan komputasi cloud.

Apabila klaim tersebut terbukti, teknologi PrismML berpotensi menghadirkan peningkatan performa AI yang sangat signifikan. Bahkan, sejumlah laporan menyebut efisiensinya bisa mencapai 7 hingga 27 kali lebih tinggi dibandingkan pendekatan Apple saat ini pada perangkat keras yang sama.

Perkembangan ini membuka peluang bagi Apple untuk memperkaya berbagai fitur Apple Intelligence, termasuk peningkatan kemampuan Siri, pemrosesan bahasa alami, pembuatan konten otomatis, hingga asisten digital yang lebih responsif dan kontekstual.

Dengan dukungan model AI yang lebih besar namun tetap efisien, Apple dinilai dapat bersaing lebih agresif di pasar AI mobile, yang saat ini semakin ramai dengan inovasi dari berbagai produsen perangkat pintar.

Sumber:

Berita Terkait