Terungkap! Andrey Santos Sendiri Minta Tinggalkan Chelsea, MU Langsung Bergerak

Terungkap! Andrey Santos Sendiri Minta Tinggalkan Chelsea, MU Langsung Bergerak

Transfer Rp1 Triliun Andrey Santos ke Manchester United Bukan Kebetulan-@manutd-Instagram

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Masa depan Andrey Santos di Chelsea tampaknya segera berakhir. Gelandang muda asal Brasil itu dikabarkan semakin dekat bergabung dengan Manchester United dalam transfer bernilai sekitar 50 juta poundsterling, setelah meminta izin meninggalkan Stamford Bridge demi mendapatkan kesempatan bermain yang lebih besar.

Keputusan tersebut bukan muncul secara tiba-tiba. Di balik potensi kepindahan itu, terdapat berbagai pertimbangan teknis dan strategi klub yang membuat Chelsea akhirnya bersedia melepas salah satu talenta mudanya.

Andrey Santos Sempat Diproyeksikan Jadi Masa Depan Chelsea

Sepanjang musim sebelumnya, Chelsea masih menempatkan Andrey Santos sebagai bagian penting dalam proyek jangka panjang klub. Pemain berusia 22 tahun itu mendapat kepercayaan dari tim pelatih dan diyakini memiliki kualitas untuk berkembang menjadi gelandang utama The Blues di masa depan.

Namun, dinamika skuad berubah drastis. Kedalaman pemain di lini tengah membuat peluang Santos untuk memperoleh menit bermain secara reguler semakin menipis.

Chelsea kini memiliki banyak pilihan di sektor tersebut. Moises Caicedo hampir tidak tergantikan, Enzo Fernandez tetap menjadi motor permainan, sementara Romeo Lavia juga bersaing mendapatkan tempat. Bahkan Reece James beberapa kali dimainkan sebagai gelandang, sedangkan klub masih dikaitkan dengan nama berpengalaman seperti Granit Xhaka.

Persaingan yang semakin padat membuat Santos menilai perkembangan kariernya bisa terhambat apabila tetap bertahan di London Barat.

Santos Dikabarkan Meminta Izin Hengkang

Menurut laporan Daily Mail, inisiatif untuk membahas masa depan justru datang dari Andrey Santos sendiri.

Awalnya, sang pemain masih bersedia bertahan sebagai pelapis pada musim 2025/2026. Ia memperkirakan Chelsea akan tampil di Liga Champions sehingga rotasi pemain cukup banyak dan kesempatan bermain tetap terbuka.

Namun situasi berubah setelah Chelsea gagal mengamankan tiket ke kompetisi Eropa. Jadwal pertandingan yang lebih sedikit otomatis mengurangi peluang rotasi, sehingga Santos merasa akan lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan.

Bagi pemain muda yang sedang membangun karier di level tertinggi, kondisi tersebut dinilai bukan pilihan ideal.

Chelsea kemudian memahami keinginan sang pemain dan memberi keleluasaan kepada agennya untuk mencari klub baru, termasuk membuka peluang negosiasi dengan sesama klub Premier League seperti Manchester United.

Satu Kesalahan yang Mengubah Situasi

Meski bersedia melepas Santos, Chelsea disebut tidak pernah meragukan kualitas gelandang Brasil tersebut.

Secara internal, klub tetap mengapresiasi kemampuan Santos dalam membangun serangan melalui umpan vertikal, visi bermain yang baik, serta agresivitasnya saat membantu pertahanan.

Mantan pelatih Enzo Maresca bahkan sempat memasukkannya dalam rencana tim utama sebagai opsi rotasi.

Sumber:

Berita Terkait