Transformasi Besar! STIH Manokwari Naik Status Jadi Institut, Ini Dampaknya

Transformasi Besar! STIH Manokwari Naik Status Jadi Institut, Ini Dampaknya

STIH Manokwari Resmi Bertransformasi Menjadi IHTP Papua, Hadirkan Program Studi Baru---Diktisaintek

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi menetapkan perubahan status Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari menjadi Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 631/B/O/2026 dan menjadi tonggak baru bagi pengembangan pendidikan tinggi di Papua Barat.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV, Dr. Suriel Samuel Mofu, mengatakan perubahan status tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi dengan pilihan program studi yang semakin beragam.

Menurutnya, transformasi dari sekolah tinggi menjadi institut memungkinkan hadirnya berbagai bidang keilmuan baru sehingga calon mahasiswa tidak lagi terbatas pada satu disiplin ilmu saja.

Suriel menegaskan bahwa perubahan status perguruan tinggi harus melalui proses evaluasi yang ketat dari kementerian. Karena itu, peningkatan mutu akademik harus menjadi prioritas agar IHTP Papua mampu melahirkan sumber daya manusia Papua yang unggul, berkualitas, dan memiliki daya saing.

LLDikti Wilayah XIV juga akan terus mengawal pelaksanaan kegiatan akademik di IHTP Papua agar seluruh proses pendidikan berjalan sesuai standar nasional.

Ia menambahkan, seluruh perguruan tinggi yang beroperasi di Tanah Papua wajib memiliki legalitas resmi sebagaimana yang kini telah dimiliki IHTP Papua.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut transformasi STIH Manokwari menjadi institut merupakan langkah strategis yang sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai perubahan tersebut mencerminkan komitmen sivitas akademika dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman melalui penggabungan ilmu hukum dan teknologi sebagai fondasi pembangunan daerah.

Dominggus berharap IHTP Papua mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, menjunjung tinggi nilai kejujuran, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Papua Barat maupun Indonesia.

Pemerintah Provinsi Papua Barat, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan lembaga pendidikan tinggi sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM.

Di sisi lain, Rektor IHTP Papua Dr. Filep Wamafma mengungkapkan bahwa perubahan status tersebut turut diiringi dengan pembukaan empat program studi baru, yakni Program Sarjana Ilmu Hukum, Magister Ilmu Hukum, Program Sarjana Ilmu Pemerintahan, serta Program Sarjana Manajemen Rekayasa.

Filep mengakui proses perubahan status ini tidak mudah. Upaya yang berlangsung hampir satu tahun itu sempat menghadapi berbagai tantangan sebelum akhirnya mendapat persetujuan dari Kemendiktisaintek.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, LLDikti, alumni STIH Manokwari, sivitas akademika, dan seluruh mitra yang telah memberikan dukungan hingga transformasi menjadi IHTP Papua akhirnya dapat terwujud.

Sumber:

Berita Terkait