Studi Terbaru Ungkap Sel Imun Otak yang Berpotensi Melindungi dari Alzheimer
Protein ULK1 Menurun Seiring Usia, Peneliti Ungkap Petunjuk Baru Penyakit Alzheimer-atlascompany-magnific
PAPUABARAT, DISWAY.ID - Sel-sel kekebalan di dalam otak semakin dipandang memiliki peran penting dalam perkembangan penyakit Alzheimer.
Namun, perubahan yang terjadi pada sel-sel tersebut sepanjang perjalanan penyakit masih menjadi salah satu pertanyaan yang terus diteliti.
Kini, sebuah studi terbaru yang diterbitkan di Nature Genetics menawarkan gambaran lebih mendalam mengenai perubahan sel kekebalan otak pada Alzheimer.
Penelitian tersebut menemukan kelompok mikroglia tertentu yang justru tampak memiliki efek protektif terhadap otak dan jumlahnya meningkat seiring perkembangan penyakit.
Studi dengan DOI 10.1038/s41588-026-02716-6 ini juga mengidentifikasi mekanisme molekuler yang memungkinkan sel-sel tersebut menjalankan fungsi perlindungannya. Temuan tersebut berpotensi membuka arah baru dalam pengembangan terapi Alzheimer.
Peneliti Analisis Lebih dari 830 Ribu Sel Kekebalan Otak
Penelitian dilakukan oleh tim dari Icahn School of Medicine at Mount Sinai yang dipimpin Donghoon Lee, PhD, Asisten Profesor Genetika dan Ilmu Genomik serta Psikiatri, bersama Panos Roussos, MD, PhD, Profesor Psikiatri Translasional Mount Sinai.
Para peneliti memeriksa lebih dari 830.000 sel kekebalan otak dari garis keturunan mieloid. Sampel tersebut mencakup mikroglia, yakni sel kekebalan yang menetap di otak, serta makrofag perivaskular yang berperan dalam mengatur respons kekebalan di lingkungan otak.
Seluruh sampel berasal dari korteks prefrontal 1.607 donor dengan rentang usia yang beragam. Para donor juga mewakili berbagai tingkat patologi Alzheimer.
Dengan analisis jaringan otak dalam skala besar tersebut, peneliti berhasil mengidentifikasi enam subkelas yang terdiri atas 13 subtipe sel mieloid.
Pemetaan ini kemudian digunakan untuk melihat bagaimana masing-masing populasi sel berubah selama proses penuaan maupun ketika penyakit Alzheimer berkembang.
Mikroglia Tertentu Justru Berpotensi Melindungi Otak
Salah satu temuan paling menarik adalah keberadaan subtipe mikroglia yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer.
Jumlah sel tersebut diketahui meningkat ketika kondisi penyakit semakin berkembang. Namun, alih-alih memperburuk kerusakan otak, sel-sel ini justru tampak meningkatkan kemampuan untuk menelan dan membersihkan berbagai material berbahaya di dalam otak.
Fungsi tersebut menunjukkan bahwa sebagian respons sistem kekebalan otak mungkin justru berperan sebagai mekanisme pertahanan alami terhadap perkembangan Alzheimer.
Penelitian ini juga menemukan jalur molekuler yang melibatkan TREM2, MITF, dan GPNMB. Ketiganya diketahui memiliki peran penting dalam mempertahankan kondisi protektif mikroglia.
Sumber: