Studi Terbaru Ungkap Petunjuk Baru Alzheimer: Kadar Protein ULK1 Makin Rendah

Studi Terbaru Ungkap Petunjuk Baru Alzheimer: Kadar Protein ULK1 Makin Rendah

Protein ULK1 Menurun Seiring Usia, Peneliti Ungkap Petunjuk Baru Penyakit Alzheimer-atlascompany-magnific

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Penyakit Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia yang paling umum dan ditandai dengan kerusakan sel saraf secara progresif.

Kondisi tersebut dapat memicu penurunan daya ingat, gangguan kemampuan berpikir hingga perubahan kepribadian.

Penelitian terbaru memberikan petunjuk mengenai alasan mengapa otak yang semakin menua menjadi lebih rentan terhadap penyakit Alzheimer. Para peneliti menemukan adanya kaitan antara kondisi tersebut dengan penurunan kadar protein tertentu yang berperan dalam sistem pembersihan sel.

Protein yang menjadi perhatian dalam penelitian tersebut adalah ULK1.

Evandro Fei Fang-Stavem, profesor gerontologi dan ilmu saraf di Universitas Oslo sekaligus pemimpin Fang Lab, menyebut temuan tersebut memberikan perspektif baru terhadap hubungan antara proses penuaan dan Alzheimer.

Menurutnya, penelitian ini dapat membantu menjelaskan salah satu pertanyaan yang selama puluhan tahun menjadi perhatian dunia ilmiah, yakni mengapa risiko Alzheimer meningkat seiring bertambahnya usia.

Otak Memiliki Sistem Pembuangan Limbah

Otak manusia secara alami menghasilkan berbagai limbah seluler. Karena itu, tubuh memiliki mekanisme untuk mengenali, mengemas, memecah, dan mendaur ulang komponen sel yang sudah rusak atau tidak lagi dibutuhkan.

Fang-Stavem menggambarkan mekanisme tersebut layaknya "truk sampah" yang bekerja di dalam sel.

Komponen yang telah rusak akan diproses menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana, termasuk asam amino, sehingga dapat digunakan kembali oleh tubuh. Dalam istilah ilmiah, proses pembersihan dan daur ulang tersebut dikenal sebagai autofagi.

Sistem ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sel, termasuk memastikan sel memiliki kondisi yang mendukung fungsi normalnya.

Sistem Pembersihan Otak Bisa Melemah pada Alzheimer

Pada penderita Alzheimer, mekanisme pembersihan sel tersebut tidak berjalan secara optimal. Akibatnya, berbagai protein dan material limbah dapat menumpuk dan berkontribusi terhadap kerusakan sel otak.

Penumpukan tersebut pada akhirnya dapat mengganggu komunikasi antarsel saraf dan berkaitan dengan munculnya gangguan memori, kemampuan berpikir, serta fungsi otak lainnya.

Penelitian kelompok Fang-Stavem kemudian mengarah pada salah satu komponen penting dalam mekanisme tersebut, yakni ULK1.

Protein ULK1 diketahui membantu mengawali sekaligus menjalankan proses pembersihan dan daur ulang di dalam sel. Dengan mekanisme tersebut, sel dapat mempertahankan komponen yang masih dibutuhkan dan menyingkirkan bagian yang sudah rusak.

Sumber:

Berita Terkait