5 Perubahan Kulit yang Bisa Jadi Tanda Diabetes, Kenali Gejalanya

5 Perubahan Kulit yang Bisa Jadi Tanda Diabetes, Kenali Gejalanya

Kenali Tanda Diabetes pada Kulit: Acanthosis Nigricans hingga Infeksi---magnific

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Diabetes tidak selalu ditandai oleh gejala yang mudah dikenali. Dalam sejumlah kasus, perubahan pada kulit justru dapat menjadi salah satu petunjuk yang muncul ketika terjadi gangguan kadar gula darah.

Perubahan tersebut bisa berupa kulit yang semakin kering, gatal, munculnya bercak tertentu hingga perubahan warna dan tekstur kulit. Meski begitu, keberadaan perubahan kulit tertentu tidak otomatis berarti seseorang mengalami diabetes. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Dokter spesialis kulit Brendan Camp, M.D. dari MDCS Dermatology, New York, menjelaskan bahwa kadar gula darah dapat berpengaruh terhadap kesehatan kulit.

"Kadar gula darah dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan dan fungsi kulit," ujar Camp. Menurutnya, kulit dapat memberikan gambaran dari luar mengenai perubahan metabolik yang terjadi di dalam tubuh.

Lantas, bagaimana kadar gula darah tinggi dapat memengaruhi kondisi kulit dan perubahan apa saja yang perlu diperhatikan?

Bagaimana Gula Darah Tinggi Memengaruhi Kulit?

Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat memengaruhi sejumlah sistem tubuh yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit.

Camp menjelaskan, kondisi tersebut dapat berdampak pada pembuluh darah kecil, sirkulasi, saraf, hingga sistem kekebalan tubuh. Berbagai faktor tersebut berperan dalam menjaga kondisi kulit sekaligus membantu proses penyembuhan luka.

Dokter spesialis kulit Shari Lipner, M.D., Ph.D. dari Weill Cornell Medicine dan NewYork-Presbyterian, New York City, menambahkan bahwa kadar gula darah tinggi secara terus-menerus dapat menciptakan kondisi peradangan yang berpotensi merusak pembuluh darah. Dampaknya, risiko terjadinya infeksi juga dapat meningkat.

Di sisi lain, diabetes dapat berhubungan dengan dehidrasi dan perubahan pada lapisan pelindung kulit atau skin barrier. Kondisi tersebut dapat membuat kulit lebih mudah mengalami kekeringan, gatal, dan iritasi.

Pada beberapa orang, kadar gula darah tinggi serta resistensi insulin juga dapat memengaruhi produksi kolagen. Perubahan ini kemudian dapat berkaitan dengan munculnya kondisi kulit tertentu.

Perubahan Kulit yang Bisa Berkaitan dengan Diabetes

Tidak semua perubahan kulit merupakan tanda diabetes. Namun, sejumlah kondisi berikut diketahui dapat berkaitan dengan diabetes atau resistensi insulin.

1. Acanthosis Nigricans

Acanthosis nigricans merupakan perubahan kulit yang ditandai dengan area kulit menjadi lebih gelap, menebal, dan memiliki tekstur menyerupai beludru.

Kondisi ini umumnya terlihat di bagian leher, ketiak, atau selangkangan. Menurut Camp, acanthosis nigricans sering dikaitkan dengan resistensi insulin.

Kadar insulin yang tinggi dapat merangsang jalur pertumbuhan serta produksi pigmen pada kulit. American Academy of Dermatology (AAD) juga menyebut acanthosis nigricans sebagai salah satu perubahan yang dapat terlihat pada orang dengan prediabetes atau diabetes.

Sumber:

Berita Terkait