Studi Ungkap Gangguan Suara Berkaitan dengan Risiko Demensia, Ini Temuannya

Studi Ungkap Gangguan Suara Berkaitan dengan Risiko Demensia, Ini Temuannya

Suara Berubah dan Sakit Saat Bicara? Studi Ungkap Kaitannya dengan Risiko Demensia-8photo-magnific

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Perubahan pada suara ternyata berpotensi memberikan petunjuk mengenai kondisi kesehatan otak. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa gangguan suara memiliki hubungan dengan peningkatan risiko demensia dan gangguan kognitif.

Temuan tersebut menjadi perhatian karena selama ini gangguan pendengaran lebih sering dikaitkan dengan risiko penurunan fungsi kognitif.

Dalam penelitian berskala besar tersebut, orang yang mengalami penurunan kualitas suara tetapi tidak memiliki gangguan pendengaran tercatat memiliki risiko 58 persen lebih tinggi mengalami demensia atau gangguan kognitif dibandingkan mereka yang tidak mengalami gangguan suara.

Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari Drexel University, Philadelphia, Pennsylvania, dan menjadi salah satu studi berskala besar pertama yang secara khusus melihat hubungan antara gangguan suara yang telah didiagnosis dengan penurunan kognitif.

Penurunan Kognitif Kerap Dianggap Bagian dari Penuaan

Demensia ditandai dengan penurunan kemampuan kognitif yang dapat memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, hingga berbagai fungsi lain dalam kehidupan sehari-hari.

Masalahnya, gejala tersebut terkadang dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan.

Sementara itu, hubungan antara gangguan pendengaran dan demensia telah banyak dibahas dalam berbagai penelitian sebelumnya.

Gangguan pendengaran dapat berkaitan dengan perubahan pada otak. Kondisi tersebut juga berpotensi membuat seseorang mengurangi interaksi sosial sehingga meningkatkan risiko isolasi sosial, yang pada akhirnya dapat berhubungan dengan kesehatan otak.

Namun, studi terbaru ini memberikan sudut pandang berbeda dengan menunjukkan bahwa gangguan suara juga layak mendapat perhatian dalam kaitannya dengan penurunan kognitif.

Gangguan Suara dan Demensia Punya Kaitan

Penelitian yang diterbitkan bulan ini dalam Journal of Voice tersebut belum menyimpulkan bahwa gangguan suara secara langsung menyebabkan demensia.

Para peneliti justru merekomendasikan penelitian lanjutan untuk mengetahui apakah gangguan suara memiliki hubungan yang lebih kuat dengan penurunan kognitif dibandingkan gangguan pendengaran.

Mereka juga ingin mengetahui apakah penanganan gangguan suara dapat membantu memperlambat proses penurunan kognitif.

Robert Sataloff, MD, profesor sekaligus ketua departemen di Fakultas Kedokteran Drexel dan penulis senior penelitian, menjelaskan bahwa gangguan suara dapat memengaruhi aktivitas sosial seseorang.

Sumber: