OpenAI Klaim Pecahkan Masalah Navier–Stokes, Libatkan 10.000 Agen AI Selama 88 Jam
OpenAI Klaim Temukan Solusi Navier–Stokes, Verifikasi AI Berlanjut dengan Lean---OpenAI
PAPUABARAT, DISWAY.ID - OpenAI mengumumkan klaim terobosan besar di bidang matematika dengan menyatakan telah menemukan solusi untuk persoalan Navier–Stokes tiga dimensi, salah satu masalah yang telah menjadi tantangan bagi matematikawan selama sekitar 90 tahun.
Untuk mengerjakan persoalan tersebut, perusahaan di balik ChatGPT itu mengerahkan sistem AI internal dalam skala besar. OpenAI menyebut sekitar 10.000 agen AI bekerja secara bersamaan hingga menghasilkan solusi dalam waktu sekitar 88 jam.
Klaim tersebut langsung menjadi perhatian karena masalah Navier–Stokes termasuk dalam Millennium Prize Problems, tujuh persoalan matematika yang masing-masing memiliki hadiah US$1 juta bagi solusi yang memenuhi kriteria resmi.
Namun, OpenAI menegaskan tidak berniat mengajukan hasil tersebut untuk mendapatkan hadiah Millennium Prize. Perusahaan menyebut publikasi ini lebih ditujukan untuk menunjukkan perkembangan kemampuan sistem AI mereka dalam menyelesaikan persoalan matematika tingkat tinggi.
Meski demikian, pengumuman tersebut belum diterima tanpa pertanyaan. Sejumlah matematikawan mempertanyakan proses, independensi, serta implikasi dari pembuktian yang diklaim OpenAI.
OpenAI Klaim AI Temukan Solusi Navier–Stokes
Dalam penjelasannya, OpenAI menyebut solusi tersebut dihasilkan oleh model internal yang disebut jauh lebih kapabel dibandingkan GPT-6 Astra.
Masalah Navier–Stokes sendiri berkaitan dengan persamaan yang digunakan untuk menggambarkan dinamika fluida. Persamaan tersebut berakar pada penerapan hukum kedua Newton untuk memahami bagaimana fluida bergerak.
Menurut OpenAI, sistem AI mereka menghasilkan sebuah pembuktian yang menunjukkan bahwa persamaan Navier–Stokes dalam tiga dimensi dapat menghasilkan singularitas dalam waktu terbatas.
Dengan kata lain, hasil yang diklaim tersebut berupaya menunjukkan kondisi tertentu ketika solusi yang pada awalnya berlangsung secara halus dapat mengalami kerusakan atau singularitas dalam waktu terbatas.
OpenAI menyatakan kondisi tersebut berkaitan dengan fluida yang mendapatkan gaya halus dengan energi yang tetap terbatas sepanjang proses, mulai dari keadaan awal hingga terbentuknya singularitas.
Perusahaan menyebut hasil tersebut berkaitan dengan pernyataan “C” dan “D” dalam formulasi resmi Millennium Prize untuk persoalan Navier–Stokes.
Klaim ini menjadi penting karena masalah tersebut selama puluhan tahun belum memiliki penyelesaian yang diterima secara luas oleh komunitas matematika.
10.000 Agen AI Bekerja Bersamaan
Skala komputasi yang digunakan OpenAI menjadi salah satu bagian paling mencolok dari proyek tersebut.
Perusahaan mengatakan hingga sekitar 10.000 agen AI dikerahkan secara paralel untuk mengeksplorasi berbagai pendekatan terhadap persoalan matematika tersebut.
Sumber: