Wabah Virus Bundibugyo di Kongo Tembus 7.200 Kasus, 3.475 Orang Meninggal

Wabah Virus Bundibugyo di Kongo Tembus 7.200 Kasus, 3.475 Orang Meninggal

Wabah Bundibugyo di Kongo Jadi Sorotan, Ribuan Kasus dan Kematian Dilaporkan---NICD

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Republik Demokratik Kongo (RDK) kembali memperbarui perkembangan wabah virus Bundibugyo.

Hingga 12 September 2026, tercatat sebanyak 7.200 kasus terkonfirmasi dengan 3.475 kematian terkait penyakit tersebut.

Pembaruan situasi yang diterbitkan RDK pada 13 September 2026 juga mencatat sebanyak 923 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dalam ruang isolasi.

Dibandingkan laporan sebelumnya dari European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) pada 11 September yang menggunakan data hingga 10 September, terdapat tambahan 258 kasus terkonfirmasi dan 126 kematian.

Dari seluruh kontak kasus yang telah teridentifikasi, sekitar 88 persen masih berada dalam pemantauan di sejumlah provinsi terdampak.

Saat ini, wabah telah memengaruhi 62 dari total 167 zona kesehatan yang tersebar di tujuh provinsi di RDK.

Meski demikian, data mengenai jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian yang disampaikan oleh pemerintah RDK masih terus menjalani proses peninjauan dan penyelarasan.

Uganda Nyatakan Wabah Berakhir

Situasi berbeda terjadi di Uganda. Kementerian Kesehatan negara tersebut mencatat total 20 kasus yang terjadi sepanjang Mei hingga Juni 2026.

Pada 25 Agustus 2026, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah di Uganda telah berakhir. Keputusan tersebut diambil setelah tidak ditemukan kasus terkonfirmasi baru selama 42 hari.

Namun, perkembangan wabah di RDK sebelumnya telah berkaitan dengan sejumlah kasus yang ditemukan di luar wilayah negara tersebut.

Pada Mei 2026, seorang warga negara Amerika Serikat (AS) menjadi kasus impor setelah terinfeksi di wilayah terdampak. Pasien tersebut kemudian dievakuasi secara medis ke Jerman untuk mendapatkan perawatan.

Kasus impor lainnya dilaporkan Prancis pada 24 Juni 2026 oleh Kementerian Kesehatan setempat. Kedua pasien tersebut diketahui berasal dari wilayah RDK yang masih terdampak wabah.

Kemudian, pada 10 Juli 2026, CDC Amerika Serikat melaporkan seorang warga negara AS yang bekerja untuk organisasi kemanusiaan di RDK dinyatakan positif terinfeksi virus Bundibugyo.

Pasien tersebut menjalani evakuasi medis menuju Jerman pada 13 Juli 2026.

Sumber: