Diduga Cemburu karena Pacar Terima Telepon, Pria di Manokwari Berujung Jadi Tersangka
Pria di Manokwari Tebas Pacar hingga Tewas, Diduga Dipicu Cemburu-kjpargeter-Freepik
PAPUABARAT, DISWAY.ID - Kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial LN (32) terjadi di Jalan Swapen Perkebunan, Manokwari, Papua Barat. Korban meninggal dunia setelah diduga ditebas menggunakan parang oleh kekasihnya sendiri, pria berinisial FT (24).
Peristiwa berdarah tersebut berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIT. Polisi menduga insiden itu dipicu persoalan kecemburuan setelah pelaku mengetahui korban menerima panggilan telepon dari seorang pria.
Setelah melakukan penyelidikan, aparat kepolisian berhasil menangkap FT pada Minggu (1/11/2026) di wilayah Manokwari. Pelaku kemudian dibawa ke Markas Komando Polresta Manokwari bersama barang bukti berupa parang untuk menjalani proses hukum.
Kapolresta Manokwari Kombes Ongky Isgunawan mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut laporan polisi yang diterima pada hari kejadian.
"Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut atas Laporan Polisi nomor : LP/B/1308/X/2026/SPKT/Polresta Manokwari/Polda Papua Barat, tanggal 31 Oktober 2026 tentang tindak pidana pembunuhan," kata Kapolresta Manokwari Kombes Ongky Isgunawan kepada wartawan, Senin (2/11/2026).
Kronologi Pembunuhan Perempuan di Manokwari
Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika FT dan LN sedang makan bersama di ruang tengah rumah. Situasi kemudian berubah setelah pelaku mendengar korban menerima telepon dari seorang laki-laki.
Percakapan tersebut diduga memicu pertengkaran di antara keduanya. Setelah selesai makan, FT disebut pergi ke dapur untuk meletakkan piring. Pelaku kemudian masuk ke kamar dan mengambil sebilah parang.
Ongky menjelaskan, FT selanjutnya mendatangi korban yang berada di ruang tengah dan menyerangnya menggunakan senjata tajam tersebut.
"Setelah pelaku selesai makan lalu pergi ke dapur untuk meletakkan piring dan masuk ke dalam kamar untuk mengambil parang menghampiri korban yang berada di ruang tengah dan pelaku langsung mengayunkan parang ke arah korban yang mengenai perut bagian kiri korban sehingga membuat korban tersungkur," jelasnya.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke bagian belakang rumah. Namun, pelaku mengejarnya hingga ke area belakang rumah yang melewati jalan besar.
Menurut keterangan polisi, pelaku kembali menyerang korban hingga mengenai bagian leher kanan. Akibat serangan tersebut, LN tergeletak di tanah.
"Setelah pelaku menemukan korban di belakang rumah kemudian pelaku langsung mengayunkan parang tersebut dan mengenai bagian leher kanan korban sehingga membuat korban seketika tergeletak di tanah," bebernya.
Pelaku Ditangkap di Area Kuburan Swapen Perkebunan
Setelah kejadian, FT diduga melarikan diri dari lokasi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pria tersebut.
Dari hasil penelusuran, petugas memperoleh informasi bahwa FT berada di sekitar area kuburan Swapen Perkebunan, Manokwari. Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi dan menangkap pelaku.
Sumber: