Kebiasaan Membaca: Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental
ilustrasi membaca.-dok. istimewa-
PAPUABARAT.DISWAY.ID - Di tengah arus informasi yang serba cepat, kebiasaan membaca sering kali terpinggirkan oleh media sosial dan konten singkat. Padahal, membaca bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, melainkan kebiasaan sederhana yang memiliki dampak besar bagi kesehatan mental, kemampuan berpikir, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
1. Membaca Melatih Fokus dan Konsentrasi
Berbeda dengan scrolling media sosial yang membuat otak terbiasa berpindah-pindah perhatian, membaca melatih fokus dalam jangka waktu tertentu. Kebiasaan ini membantu meningkatkan konsentrasi, mengurangi distraksi, dan membuat pikiran lebih tenang.
2. Membantu Mengurangi Stres dan Overthinking
Membaca buku—baik fiksi maupun nonfiksi—dapat menjadi bentuk mental escape yang sehat. Saat membaca, pikiran dialihkan dari kecemasan berlebihan, sehingga membantu meredakan stres dan overthinking, terutama sebelum tidur.
3. Meningkatkan Empati dan Kesehatan Emosional
Membaca cerita dengan sudut pandang berbeda membantu kita memahami emosi, pengalaman, dan cara berpikir orang lain. Hal ini berperan besar dalam meningkatkan empati, kecerdasan emosional, serta kualitas hubungan sosial.
4. Menstimulasi Otak dan Mencegah Penurunan Kognitif
Aktivitas membaca menjaga otak tetap aktif dan terstimulasi. Kebiasaan ini terbukti membantu mempertajam daya ingat, memperluas kosakata, dan mengasah kemampuan berpikir kritis dalam jangka panjang.
5. Mendukung Kesehatan Mental Secara Tidak Langsung
Membaca buku bertema self development, kesehatan mental, atau mindfulness dapat membantu seseorang lebih mengenali diri sendiri, memahami emosi, serta membangun pola pikir yang lebih sehat dan seimbang.
6. Membaca sebagai Bentuk Self Care
Melakukan aktivitas membaca dengan suasana nyaman—seperti sebelum tidur atau di pagi hari—dapat menjadi bentuk self care sederhana. Tanpa tekanan produktivitas, membaca membantu kita menikmati waktu dengan diri sendiri secara lebih mindful.
Membaca bukan tentang seberapa tebal buku yang diselesaikan, tetapi tentang konsistensi dan manfaat yang dirasakan. Dengan meluangkan waktu membaca secara rutin, kita tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga merawat kesehatan mental dan kualitas hidup secara perlahan namun bermakna.
Sumber: