Rutinitas Membaca Sebelum Tidur dan Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Rutinitas Membaca Sebelum Tidur dan Dampaknya bagi Kesehatan Mental

ilustrasi membaca.-dok. istimewa-

PAPUABARAT.DISWAY.ID - Di tengah kebiasaan scroll media sosial sebelum tidur, membaca buku justru menjadi alternatif yang lebih sehat untuk tubuh dan pikiran. Aktivitas sederhana ini terbukti membantu meningkatkan kualitas tidur sekaligus menenangkan mental setelah hari yang panjang.

Mengapa Membaca Sebelum Tidur Baik untuk Tubuh?

Membaca sebelum tidur membantu tubuh beralih dari mode aktif ke mode istirahat. Saat membaca buku fisik atau e-book tanpa cahaya berlebihan, detak jantung dan ketegangan otot perlahan menurun, sehingga tubuh lebih siap untuk tidur nyenyak.

Selain itu, membaca dapat:

  • Mengurangi stres dan kecemasan
  • Menenangkan pikiran yang penuh overthinking
  • Membantu otak mengenali sinyal waktu tidur

Hubungan Membaca dan Produksi Melatonin

Berbeda dengan menatap layar gadget, membaca buku tidak menghambat produksi hormon melatonin. Melatonin adalah hormon penting yang mengatur siklus tidur. Semakin stabil produksinya, semakin mudah tubuh merasa mengantuk secara alami.

Jenis Bacaan yang Cocok Sebelum Tidur

Tidak semua bacaan ideal untuk dibaca menjelang tidur. Pilih bacaan yang ringan dan menenangkan, seperti:

  • Buku fiksi ringan atau novel santai
  • Buku self-improvement dengan bahasa lembut
  • Kumpulan esai atau puisi
  • Buku nonfiksi populer yang tidak terlalu teknis

Hindari bacaan berat atau memicu emosi berlebihan, karena justru bisa membuat otak semakin aktif.

Membaca sebagai Ritual Tidur Sehat

Menjadikan membaca sebagai rutinitas sebelum tidur dapat membantu membangun sleep hygiene yang baik. Cukup 10–20 menit setiap malam sudah cukup untuk memberi sinyal pada tubuh bahwa waktu istirahat telah tiba.

Kebiasaan kecil ini, jika dilakukan konsisten, bisa membantu:

  • Tidur lebih cepat
  • Mengurangi insomnia ringan
  • Bangun pagi dengan tubuh lebih segar

Membaca sebelum tidur bukan sekadar kebiasaan produktif, tetapi juga bentuk self-care yang sederhana. Dengan memilih bacaan yang tepat dan durasi yang pas, kamu bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik tanpa tekanan atau aturan yang rumit.

Sumber: