Kenapa Tubuh Membutuhkan Zinc Setiap Hari?
ilustrasi zinc.-dok. istimewa-
papubarat.disway.id - Zinc adalah salah satu mineral esensial yang sering kali kurang mendapat perhatian, padahal perannya sangat penting bagi berbagai fungsi tubuh. Mineral ini terlibat dalam sistem imun, penyembuhan luka, metabolisme, hingga kesehatan kulit dan hormon. Karena tubuh tidak dapat menyimpan Zinc dalam jumlah besar, asupan hariannya perlu diperhatikan agar kebutuhan tetap tercukupi.
Peran Zinc dalam Tubuh
Zinc berperan sebagai kofaktor lebih dari 300 enzim yang membantu proses metabolisme. Selain itu, zinc juga mendukung pembelahan sel, sintesis protein, dan fungsi DNA. Kekurangan zinc dapat berdampak pada berbagai sistem tubuh, mulai dari daya tahan tubuh hingga kesehatan mental.
Manfaat Konsumsi Zinc
- Meningkatkan Sistem Imun
Zinc membantu aktivasi sel imun dan mempercepat respons tubuh terhadap infeksi. Asupan zinc yang cukup dapat membantu tubuh lebih cepat pulih saat sakit.
- Menjaga Kesehatan Kulit
Mineral ini berperan dalam proses regenerasi sel kulit dan penyembuhan luka. Zinc sering dikaitkan dengan perawatan jerawat dan masalah kulit lainnya.
- Mendukung Kesehatan Hormon
Zinc berperan dalam produksi dan keseimbangan hormon, termasuk hormon reproduksi. Kekurangan zinc dapat memengaruhi kesuburan dan siklus hormon.
- Menjaga Fungsi Indra Pengecap dan Penciuman
Salah satu tanda kekurangan zinc adalah menurunnya kemampuan mengecap dan mencium aroma.
- Membantu Fungsi Otak dan Mood
Zinc memiliki peran dalam transmisi sinyal saraf. Asupan yang cukup dapat membantu menjaga konsentrasi, memori, dan kestabilan suasana hati.
Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Zinc
Beberapa tanda umum kekurangan zinc antara lain:
- Mudah sakit atau infeksi berulang
- Luka sulit sembuh
- Rambut rontok berlebihan
- Kulit kusam atau berjerawat
- Nafsu makan menurun
Jika kondisi ini berlangsung lama, sebaiknya asupan zinc dievaluasi.
Sumber Zinc Alami
Zinc dapat diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari, seperti:
- Seafood (kerang, udang, ikan)
- Daging merah dan ayam
- Telur
- Kacang-kacangan dan biji-bijian
- Produk olahan susu
Sumber: