Kenapa Resolusi Tahun Baru Sering Berhenti di Tengah Jalan?

Kenapa Resolusi Tahun Baru Sering Berhenti di Tengah Jalan?

ilustrasi resolusi tahun 2026.-dok. istimewa-

papuabarat.disway.id - Banyak resolusi tahun baru berakhir sebelum pertengahan tahun, bukan karena kurang niat, tetapi karena sejak awal dibuat dengan cara yang keliru. Tanpa disadari, kesalahan kecil dalam menyusun resolusi bisa membuat kita cepat lelah, kehilangan motivasi, bahkan merasa gagal pada diri sendiri.

Agar resolusi benar-benar membantu hidup jadi lebih baik, penting untuk mengenali kesalahan yang paling sering terjadi.

1. Terlalu Banyak Resolusi Sekaligus

Salah satu kesalahan paling umum adalah membuat daftar resolusi yang terlalu panjang. Awalnya terlihat ambisius, tetapi lama-kelamaan justru membebani.

Terlalu banyak target:

  • Menguras energi mental
  • Membuat fokus terpecah
  • Sulit konsisten

Resolusi sebaiknya disederhanakan dan diprioritaskan, bukan ditumpuk.

2. Resolusi Terlalu Umum dan Tidak Spesifik

Resolusi seperti “ingin lebih bahagia” atau “ingin sukses” terdengar bagus, tetapi sulit diwujudkan karena tidak jelas langkahnya.

Resolusi yang tidak spesifik membuat kita bingung harus mulai dari mana dan kapan merasa sudah berhasil.

Lebih baik ubah menjadi:

  • “Tidur lebih teratur dengan jam tidur konsisten”
  • “Menyisihkan uang setiap bulan”

3. Mengandalkan Motivasi Semata

Motivasi itu naik turun. Jika resolusi hanya bergantung pada semangat awal, besar kemungkinan akan berhenti di tengah jalan.

Tanpa sistem atau kebiasaan pendukung, resolusi akan terasa berat saat motivasi menurun.

Resolusi yang kuat dibangun dengan rutinitas kecil, bukan perasaan semangat sesaat.

Sumber: