Cara Mudah Rileks Saat Stres: Teknik Pernapasan, Otot, dan Pikiran yang Terbukti Efektif
Latihan Relaksasi Sederhana untuk Tetap Tenang Saat Berada di Bawah Tekanan---Freepik
PAPUABARAT, DISWAY.ID - Dalam kehidupan sehari-hari, tekanan dan stres sering kali datang tanpa disadari.
Pekerjaan, masalah pribadi, hingga tuntutan lingkungan dapat membuat tubuh dan pikiran menjadi tegang.
Untuk mengatasinya, kita perlu belajar cara rileks yang sederhana namun efektif agar tetap tenang dan fokus.
Latihan relaksasi ini mengajarkan tiga teknik utama yang dapat membantu tubuh dan pikiran kembali seimbang, yaitu mengatur pernapasan, mengendurkan otot yang tegang, dan menenangkan pikiran. Dengan latihan rutin, relaksasi akan menjadi respons alami saat menghadapi situasi penuh tekanan.
1. Mengatur pernapasan dengan Tenang
Langkah pertama dalam latihan ini adalah fokus pada pernapasan. Carilah posisi yang paling nyaman, duduk atau berbaring, lalu biarkan tubuh berada dalam kondisi rileks.
Tarik napas perlahan dan dalam melalui hidung, rasakan udara memenuhi paru-paru. Tahan napas sejenak, kemudian hembuskan perlahan melalui mulut. Lakukan teknik ini dengan ritme teratur:
- Tarik napas selama 4 detik
- Tahan napas selama 3 detik
- Hembuskan napas perlahan selama 5 detik
Ulangi pola pernapasan ini beberapa kali. Semakin lambat dan teratur napas Anda, semakin cepat tubuh merespons dengan rasa tenang dan nyaman.
2. Melepaskan Ketegangan Otot Tubuh
Setelah pernapasan terasa lebih stabil, arahkan perhatian pada otot-otot tubuh yang sering menahan ketegangan, seperti bahu, tangan, dan rahang.
Turunkan bahu secara sadar dan biarkan terasa ringan. Lepaskan ketegangan di lengan dan tangan, biarkan tangan terbuka dan rileks di samping tubuh. Selanjutnya, fokuskan perhatian pada rahang. Biarkan gigi tidak saling menekan dan mulut sedikit terbuka agar otot wajah ikut beristirahat.
Jika Anda merasakan bagian tubuh lain yang tegang, beri waktu sejenak untuk melepaskannya. Bayangkan ketegangan keluar dari tubuh setiap kali Anda menghembuskan napas.
3. Menenangkan Pikiran dengan Afirmasi Positif
Langkah terakhir adalah menenangkan pikiran melalui afirmasi positif. Dalam hati, ulangi kalimat-kalimat yang menenangkan dan bangun keyakinan bahwa Anda mampu menghadapi tekanan dengan baik.
Beberapa contoh afirmasi yang bisa diucapkan dalam hati:
- Saya tenang dan rileks
- Saya mampu menghadapi situasi sulit dengan baik
- Saya fokus dan percaya diri
- Saya kuat dan berharga
- Saya bisa merasa rileks kapan saja saya membutuhkannya
Ulangi afirmasi ini perlahan sambil tetap menjaga napas yang teratur. Rasakan ketenangan menyebar ke seluruh tubuh dan pikiran.
Akhiri Latihan dengan Perlahan
Setelah latihan selesai, jangan langsung bangkit. Luangkan beberapa detik untuk kembali menyadari tubuh dan lingkungan sekitar. Regangkan badan secara perlahan, buka mata, dan duduk dengan tenang hingga benar-benar siap melanjutkan aktivitas.
Sumber: