Google Siapkan Desain Baterai HP yang Lebih Mudah Diperbaiki Tanpa Mengorbankan Desain Tipis

Google Siapkan Desain Baterai HP yang Lebih Mudah Diperbaiki Tanpa Mengorbankan Desain Tipis

Google Tantang Desain Smartphone Modern dengan Baterai Mudah Diganti Tanpa Kompromi-rawpixel-Freepik

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Google kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjawab keluhan pengguna dan teknisi soal sulitnya memperbaiki baterai ponsel modern. 

Melalui pengajuan paten terbaru, raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini mengusulkan desain baterai smartphone yang lebih ramah servis, tanpa harus mengorbankan bodi tipis, ketahanan air, maupun fitur pengisian daya nirkabel.

Selama ini, mayoritas smartphone menggunakan baterai tanam yang direkatkan dengan lem super kuat. Tujuannya jelas: menjaga ponsel tetap ramping, kedap air, dan mendukung wireless charging. Sayangnya, pendekatan ini membuat proses perbaikan jadi mimpi buruk. Membuka baterai sering kali berisiko merusak layar, fleksibel kabel, atau bahkan papan utama.

Google tampaknya ingin mengubah paradigma tersebut.

Solusi Google: Baterai dengan Bingkai Logam dan Pengunci Mekanis

Dalam dokumen paten yang diajukan ke Kantor Paten Amerika Serikat (USPTO), Google menjelaskan konsep baterai yang tidak lagi bergantung pada lem permanen. Sebagai gantinya, baterai ditempatkan di dalam bingkai logam pelindung yang terintegrasi langsung dengan rangka perangkat.

Bingkai ini berfungsi ganda:

Melindungi baterai dari tekanan fisik

Memudahkan proses pelepasan saat servis atau penggantian

Agar baterai tetap aman, Google menggunakan mekanisme pengunci mekanis, seperti sistem interlock dan penahan tekanan. Mekanisme ini memastikan baterai tetap kokoh meskipun ponsel terjatuh, tertekuk, atau digunakan dalam jangka panjang.

Dengan pendekatan ini, kebutuhan akan lem bisa dikurangi secara signifikan, tanpa mengorbankan kekuatan struktur perangkat.

Tetap Tipis, Tahan Air, dan Mendukung Wireless Charging

Hal paling menarik dari paten ini adalah ambisi Google untuk mempertahankan seluruh fitur premium smartphone modern. Biasanya, perangkat yang mudah diperbaiki harus rela tampil lebih tebal atau mengorbankan sertifikasi tahan air.

Namun dalam desain Google:

Sumber: