Penerapan agen AI dalam perusahaan juga memunculkan kebutuhan untuk mengendalikan akses terhadap data dan sistem internal. Karena itu, Google Cloud menempatkan aspek keamanan dan tata kelola sebagai bagian dari pengembangan Gemini.
Setiap agen dapat memiliki identitas serta izin akses tersendiri. Eksekusi tugas juga didukung lingkungan terisolasi melalui Agent Sandbox, sementara Agent Gateway membantu mengatur komunikasi jaringan.
Pengaturan tersebut memungkinkan administrator menetapkan batasan terhadap tindakan yang dapat dilakukan agen. Perusahaan tetap perlu mengonfigurasi izin, memantau aktivitas, dan memastikan bahwa penggunaan AI mengikuti kebijakan keamanan internal.
Airwallex dan NTT DOCOMO Disebut Merasakan Manfaat AI
Penggunaan agen AI mulai diarahkan untuk mendukung efisiensi operasional di berbagai sektor. Dalam materi sumber, Airwallex disebut mampu menyelesaikan persoalan pelanggan hingga 10 kali lebih cepat setelah memanfaatkan teknologi tersebut.
Sementara itu, NTT DOCOMO dilaporkan menghemat 450.000 jam kerja setiap tahun melalui penerapan teknologi AI. Angka tersebut menggambarkan potensi efisiensi yang dapat diperoleh perusahaan ketika otomatisasi diterapkan pada proses kerja yang tepat.
Namun, hasil pemanfaatan AI dapat berbeda bergantung pada jenis pekerjaan, kesiapan infrastruktur, kualitas data, dan cara perusahaan menerapkannya.
Bagi pengguna umum, pengembangan agen AI untuk perusahaan mungkin belum memberikan perubahan langsung dalam aktivitas sehari-hari. Meski begitu, teknologi ini menunjukkan arah perkembangan AI yang semakin berfokus pada penyelesaian pekerjaan secara menyeluruh, bukan hanya menghasilkan jawaban atau teks.
Jika diterapkan dengan pengawasan yang memadai, agen AI seperti Gemini berpotensi membantu perusahaan mengurangi pekerjaan berulang, mempercepat pengolahan informasi, dan memberikan lebih banyak waktu bagi karyawan untuk menangani tugas yang membutuhkan pertimbangan manusia.