Luangkan waktu untuk mengevaluasi keputusan yang telah diambil. Apa yang bisa diperbaiki? Apa pelajaran yang didapat? Refleksi membantu memperkuat pola berpikir kritis.
5. Diskusi dengan Orang Berbeda Perspektif
Berinteraksi dengan orang yang memiliki pandangan berbeda melatih kita untuk terbuka, tidak kaku, dan melihat masalah dari berbagai sudut pandang.
Critical Thinking Bukan Berarti Overthinking
Berpikir kritis berbeda dengan overthinking. Critical thinking fokus pada solusi dan pemahaman, sementara overthinking sering berujung pada kecemasan tanpa kejelasan. Kuncinya ada pada tujuan berpikir: untuk memahami dan memutuskan, bukan untuk menyiksa diri.
Critical thinking adalah skill yang bisa dilatih siapa saja, kapan saja. Dengan kebiasaan kecil seperti bertanya, refleksi, dan tidak reaktif, kamu sudah melangkah jauh menuju pola pikir yang lebih sehat dan dewasa. Di tengah dunia yang serba cepat, kemampuan berpikir kritis justru menjadi bentuk self-care bagi mental kita.