Strategi Mengatasi Burnout Bertahap Agar Tidak Kambuh
ilustrasi burnout.-dok. istimewa-
PAPUABARAT.DISWAY.ID - Burnout tidak selalu datang secara tiba-tiba. Sering kali, ia muncul perlahan akibat stres berkepanjangan, tuntutan tinggi, dan minimnya waktu pemulihan. Karena itu, cara mengatasinya pun tidak bisa instan. Mengatasi Burnout perlu dilakukan secara bertahap dan penuh kesadaran, bukan dengan memaksa diri kembali “produktif”.
1. Akui Kondisi Diri Tanpa Rasa Bersalah
Langkah pertama adalah menerima bahwa kamu sedang lelah, bukan malas. Mengakui burnout bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk self-awareness yang penting untuk pemulihan mental.
2. Kurangi Beban, Bukan Tambah Motivasi Palsu
Saat burnout, dorongan motivasi berlebihan justru bisa memperparah keadaan. Fokuslah pada mengurangi tuntutan, seperti menurunkan target harian atau menyederhanakan rutinitas.
3. Kembalikan Rutinitas Dasar Secara Bertahap
Mulai dari hal kecil: tidur cukup, makan teratur, dan minum air yang cukup. Keseimbangan fisik sangat berpengaruh pada pemulihan mental saat burnout.
4. Beri Jeda Nyata untuk Istirahat
Istirahat bukan hanya tidur, tapi juga memberi otak waktu tanpa tuntutan. Batasi multitasking, kurangi paparan notifikasi, dan luangkan waktu untuk aktivitas ringan yang menenangkan.
5. Bangun Ulang Aktivitas yang Memberi Makna
Alih-alih langsung kembali sibuk, pilih aktivitas yang membuatmu merasa “hidup kembali”, seperti journaling, berjalan santai, atau hobi sederhana yang dulu disukai.
6. Jangan Takut Meminta Bantuan
Burnout yang berkepanjangan sebaiknya tidak ditangani sendirian. Berbagi cerita dengan orang terpercaya atau profesional dapat membantu proses pemulihan lebih sehat.
7. Ubah Pola Pikir Tentang Produktivitas
Sumber: