Jangan Anggap Sepele, Ini Risiko Kurang Tidur
ilustrasi lack of sleep.-dok. istimewa-
PAPUABARAT.DISWAY.ID - Kurang tidur sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa serius bagi tubuh dan pikiran. Gaya hidup modern, tuntutan pekerjaan, hingga kebiasaan begadang tanpa sadar membuat banyak orang mengalami defisit tidur kronis.
Dampak Kurang Tidur bagi Tubuh
Tidur adalah waktu utama tubuh untuk memperbaiki diri. Saat tidur tidak tercukupi, beberapa risiko berikut bisa muncul:
- Daya tahan tubuh menurun, sehingga lebih mudah sakit
- Gangguan metabolisme, meningkatkan risiko obesitas dan diabetes
- Masalah jantung dan tekanan darah akibat stres yang terus meningkat
- Kulit kusam dan penuaan dini karena regenerasi sel terganggu
Dampak Kurang Tidur bagi Mental
Tak hanya fisik, kesehatan mental juga sangat terpengaruh:
- Sulit fokus dan menurunnya produktivitas
- Emosi lebih sensitif, mudah marah, dan cemas
- Risiko burnout dan depresi meningkat
- Overthinking semakin parah, terutama di malam hari
Kurang Tidur vs Produktivitas
Ironisnya, begadang sering dilakukan demi “lebih produktif”. Padahal, otak yang lelah justru bekerja lebih lambat dan kurang efektif. Tidur cukup membantu meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan pengambilan keputusan yang lebih baik.
Mulai dari Perubahan Kecil
Tidak perlu langsung mengubah jadwal drastis. Cukup mulai dari:
- Tidur dan bangun di jam yang konsisten
- Mengurangi screen time sebelum tidur
- Memberi tubuh izin untuk istirahat tanpa rasa bersalah
Tidur bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk hidup yang lebih sehat dan seimbang.
Sumber: