Kenapa Begadang Bisa Memicu Jerawat Hormonal? Ini Penjelasannya
ilustrasi jerawat.-dok. istimewa-
PAPUABARAT.DISWAY.ID - Jerawat hormonal sering dikaitkan dengan siklus haid atau stres, tapi kualitas tidur juga punya peran besar. Saat tidur terganggu atau kurang, keseimbangan hormon dalam tubuh ikut kacau dan berdampak langsung pada kondisi kulit.
Hubungan Tidur dengan Hormon Penyebab Jerawat
Saat tidur cukup dan berkualitas, tubuh memperbaiki sel dan menyeimbangkan hormon. Sebaliknya, kurang tidur dapat memicu:
- Peningkatan hormon kortisol (hormon stres)
Kortisol tinggi merangsang produksi minyak berlebih yang mudah menyumbat pori.
- Gangguan hormon insulin
Kurang tidur membuat tubuh lebih sensitif terhadap lonjakan gula darah yang dapat memperparah jerawat.
- Produksi hormon reproduksi tidak stabil
Estrogen dan progesteron yang tidak seimbang sering memicu jerawat di area dagu, rahang, dan pipi bawah.
Tanda Jerawat yang Dipengaruhi Pola Tidur
Jerawat hormonal akibat kurang tidur biasanya memiliki ciri:
- Muncul berulang di area yang sama
- Lebih meradang dan nyeri
- Sulit sembuh meski skincare sudah rutin
Cara Memperbaiki Tidur untuk Membantu Mengurangi Jerawat
Tidak perlu langsung sempurna, mulai dari langkah kecil:
- Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari
- Kurangi screen time 1 jam sebelum tidur
- Ciptakan rutinitas malam yang menenangkan
- Pastikan durasi tidur 7–9 jam per malam
Tidur yang cukup bukan hanya soal istirahat, tapi juga investasi untuk kesehatan hormon dan kulit. Skincare akan bekerja lebih optimal jika tubuh mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.
Sumber: