Jantung Berdebar dan Pusing Terus? Waspadai Gejala Kecemasan Tersembunyi

Jantung Berdebar dan Pusing Terus? Waspadai Gejala Kecemasan Tersembunyi

Ini Alasan Kecemasan Bisa Menyerang Tubuh-8photo-Freepik

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Gangguan kecemasan kerap membuat penderitanya menjadi lebih sensitif terhadap kondisi tubuh, karena pasien cemas umumnya mengalami hipersensitivitas organ yang membuat sinyal fisik terasa berlebihan.

Pada banyak kasus gangguan kecemasan, keluhan yang muncul justru lebih dominan berupa gejala fisik, bukan perasaan cemas yang disadari secara emosional oleh penderitanya.

Dalam gangguan panik, sekitar dua pertiga gejala yang dirasakan pasien merupakan keluhan fisik, sementara pada gangguan kecemasan menyeluruh, gejala tubuh juga sangat menonjol.

Organ yang paling sering terlibat dalam gejala kecemasan fisik adalah organ otonom besar seperti lambung, jantung, dan paru-paru, yang sangat responsif terhadap stres dan emosi.

Penderita kecemasan berlebih juga mudah terpicu oleh situasi yang terasa tidak nyaman, sehingga keluhan fisik muncul hanya karena perubahan kecil dalam sensasi tubuh.

BACA JUGA:Gila! Ini 12 HP 2 Jutaan Terbaik Awal 2026, Speknya Bikin HP Mahal Minder

Banyak orang dengan gangguan kecemasan menjadi sangat khawatir saat merasakan sensasi berbeda, seperti pusing ringan, jantung berdebar, atau nyeri ringan di tubuh.

Sensasi tersebut sering ditafsirkan secara berlebihan, hingga pikiran langsung mengarah pada penyakit berat, seperti kanker, serangan jantung, bahkan ketakutan akan kematian.

Tak jarang, penderita kecemasan kronis merasa tubuhnya tidak pernah benar-benar sehat, meskipun hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi normal.

Keluhan yang sering disebut sebagai “masuk angin” secara terus-menerus bisa menjadi tanda bahwa daya tahan tubuh menurun akibat stres dan kecemasan, bukan sekadar masalah fisik biasa.

Penting untuk dipahami bahwa tidak semua orang dengan gangguan kecemasan menyadari dirinya cemas, karena sering kali tubuh yang lebih dulu memberi sinyal dibandingkan pikiran.

Kondisi inilah yang dikenal dengan istilah psikosomatik, yaitu keluhan fisik yang dipicu atau diperberat oleh faktor psikologis.

BACA JUGA:Wisata Hutan Mangrove Sorong, Destinasi Edukasi Alam yang Bersih dan Ramah Keluarga

Dalam praktik klinis psikosomatik, banyak pasien kecemasan datang dengan keluhan fisik yang dominan, tanpa menyadari adanya gangguan kecemasan yang mendasarinya.

Sumber: