PAPUABARAT, DISWAY.ID - Pertandingan besar akan tersaji di Santiago Bernabéu Stadium saat Real Madrid menjamu Bayern Munich pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA, Selasa malam.
Laga ini menjadi pertemuan ke-29 kedua tim di kompetisi Eropa, mempertemukan dua raksasa dengan sejarah panjang. Real Madrid masih menjadi klub tersukses dengan 15 trofi Liga Champions, sementara Bayern Munich mengoleksi enam gelar. Pertandingan ini pun kerap disebut sebagai “El Clásico Eropa” karena intensitas dan rivalitasnya.
Álvaro Arbeloa Soroti Kekuatan Bayern Munich
Jelang pertandingan krusial ini, pelatih Real Madrid Álvaro Arbeloa memberikan pandangannya terkait kekuatan Bayern Munich.
Menurutnya, tim asal Jerman tersebut memiliki identitas permainan yang sangat jelas, terutama dalam hal disiplin bertahan dan transisi cepat ke serangan.
Arbeloa juga menilai peran pelatih Vincent Kompany sangat besar dalam membentuk karakter tim Bayern saat ini.
Ia menegaskan bahwa Bayern adalah tim yang lengkap, dengan keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan, serta kemampuan memaksimalkan sisi sayap yang berbahaya bagi lawan.
Real Madrid Fokus Menang, Tak Ada Opsi Lain
Meski Real Madrid baru saja menelan kekalahan di La Liga, Arbeloa menegaskan bahwa timnya hanya memiliki satu target saat menghadapi Bayern Munich: meraih kemenangan.
Ia menolak memikirkan skenario lain selain menang, dan menekankan bahwa mentalitas tersebut adalah bagian dari identitas klub.
Menurutnya, pertandingan besar seperti ini adalah ujian penting bagi tim, namun juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas sesungguhnya di level tertinggi Eropa.
Kylian Mbappé Jadi Senjata Utama Los Blancos
Dalam laga ini, perhatian juga tertuju pada bintang Real Madrid, Kylian Mbappé. Arbeloa menyebut kehadiran Mbappé memberikan dimensi berbeda dalam permainan tim.
Kecepatan, teknik, dan insting gol yang dimiliki pemain asal Prancis itu diyakini akan menyulitkan lini belakang Bayern Munich.
Arbeloa juga menegaskan pentingnya kerja sama tim. Meski memiliki banyak pemain bintang, ia ingin seluruh skuad tetap bermain kolektif demi meraih hasil maksimal.