Maruarar juga mengapresiasi kinerja BP Tapera yang berhasil mencatatkan penyaluran FLPP sebanyak 278.865 unit rumah sepanjang 2025—angka tertinggi sejak program ini berjalan.
Peluang Besar bagi Masyarakat Papua Barat Daya
Dalam forum tersebut, BP Tapera juga memaparkan peluang besar bagi masyarakat Papua Barat Daya untuk memanfaatkan program FLPP.
Data tahun 2025 menunjukkan realisasi penyaluran mencapai 946 unit rumah dengan nilai sekitar Rp159 miliar. Sementara hingga 26 April 2026, angka penyaluran telah mencapai 131 unit rumah.
Capaian ini menunjukkan bahwa potensi pemanfaatan program rumah subsidi di wilayah tersebut masih sangat terbuka lebar, seiring peningkatan kuota nasional yang terus didorong pemerintah.
Dengan semakin kuatnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta, percepatan pembangunan hunian layak di Papua Barat Daya diharapkan segera terwujud.
Langkah ini tidak hanya bertujuan menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di Indonesia.