PAPUABARAT, DISWAY.ID - Masa depan Marcus Rashford kembali menjadi sorotan menjelang bergulirnya musim 2026-2027.
Setelah sempat santer dikabarkan akan melanjutkan karier secara permanen bersama Barcelona, kini peluang sang penyerang untuk kembali memperkuat Manchester United justru semakin terbuka.
Situasi ini berkembang setelah Barcelona disebut belum mengambil langkah konkret untuk mengaktifkan klausul pembelian permanen Rashford.
Sebelumnya, klub asal Catalunya tersebut memiliki opsi merekrut pemain timnas Inggris itu dengan nilai sekitar £26 juta. Namun hingga mendekati tenggat waktu pertengahan Juni, kesepakatan tersebut belum juga terealisasi.
Kondisi tersebut memunculkan spekulasi baru terkait masa depan Rashford. Beberapa klub elite Eropa seperti Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain memang masih dikaitkan dengan pemain berusia 28 tahun tersebut, tetapi peluang kembali ke Old Trafford kini tidak bisa diabaikan.
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa pelatih Manchester United, Michael Carrick, telah menjalin komunikasi secara intens dengan Rashford dalam beberapa pekan terakhir. Hubungan yang terbangun itu diyakini menjadi sinyal bahwa sang pelatih tidak menutup kemungkinan memasukkan kembali Rashford ke dalam rencana tim untuk musim depan.
Tak hanya Carrick, sejumlah figur penting di ruang ganti Manchester United juga disebut telah memberikan respons positif terhadap kemungkinan kembalinya sang pemain. Suasana internal klub dikabarkan cukup terbuka apabila Rashford memutuskan kembali mengenakan seragam Setan Merah.
Sejak terakhir kali tampil untuk Manchester United pada Desember 2024, Rashford menjalani periode yang penuh dinamika. Hubungannya dengan mantan pelatih Ruben Amorim sempat memburuk, yang kemudian berujung pada kepindahannya melalui skema pinjaman ke Aston Villa sebelum akhirnya berlabuh di Barcelona.
Meski demikian, kontrak Rashford bersama Manchester United masih berlaku hingga Juni 2028. Situasi tersebut membuat klub tetap memiliki kendali atas masa depan sang pemain.
Di sisi lain, kebutuhan Manchester United untuk menambah opsi di sektor sayap kiri menjadi faktor yang turut memperkuat peluang reuni tersebut. Carrick diyakini melihat Rashford sebagai pemain yang masih mampu memberikan kontribusi signifikan bagi tim.
Namun jalan menuju kepulangan itu tidak sepenuhnya mulus. Sejumlah petinggi klub, termasuk direktur sepak bola Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada, sebelumnya diketahui mendukung keputusan Ruben Amorim terkait penanganan kasus disiplin Rashford saat masih berada di Old Trafford.
Meski begitu, peluang rekonsiliasi tetap terbuka. Dengan pengalaman dan kualitas yang dimilikinya, Rashford masih dianggap sebagai aset berharga yang bisa membantu Manchester United bersaing di level tertinggi.
Sepanjang kariernya bersama Setan Merah, Rashford telah mencatatkan 138 gol dan 79 assist dari 426 pertandingan di semua kompetisi. Catatan tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu produk akademi paling sukses yang pernah dimiliki klub.
Performa Rashford selama membela Barcelona musim lalu juga menunjukkan bahwa kualitasnya belum memudar. Ia berhasil menyumbangkan 14 gol dan 14 assist dari 49 penampilan, angka yang membuktikan dirinya masih mampu tampil konsisten di level tertinggi sepak bola Eropa.
Kini, dengan Michael Carrick yang berada di kursi pelatih Manchester United, peluang Rashford untuk mendapatkan lembaran baru di Old Trafford tampak lebih realistis dibandingkan beberapa bulan lalu. Keputusan akhir memang belum dibuat, tetapi pintu untuk kembali ke klub masa kecilnya tampaknya belum sepenuhnya tertutup.