Saat habit menjadi bagian dari siapa dirimu, ia terasa lebih natural dan tidak memaksa.
6. Rayakan Progres Kecil
Burnout sering muncul karena merasa “tidak pernah cukup”.
Mulailah menghargai:
Konsistensi seminggu
Tidak menyerah meski sempat bolong
Tetap mencoba meski mood naik turun
Progres kecil tetap progres.
7. Evaluasi Tanpa Menghakimi Diri
Jika sebuah habit terasa melelahkan, bukan berarti kamu gagal. Bisa jadi habit tersebut perlu disesuaikan.
Tanya diri sendiri:
Apakah habit ini masih relevan?
Apakah bentuknya terlalu berat?
Apakah waktunya perlu diubah?
Habit yang sehat boleh berubah mengikuti fase hidup.
Mempertahankan habit tanpa burnout bukan soal seberapa keras kamu memaksa diri, tapi seberapa baik kamu mendengarkan diri sendiri. Habit terbaik adalah yang membuat hidup lebih ringan, bukan lebih berat.