“Aku sudah melakukan yang terbaik hari ini.”
“Besok bisa dipikirkan, malam ini aku istirahat.”
“Tidak semua hal harus selesai sekarang.”
Kalimat ini berfungsi sebagai sinyal bagi otak bahwa hari sudah selesai.
4. Batasi Waktu Menulis
Cukup 5–10 menit. Journaling terlalu lama justru bisa memancing pikiran baru. Setelah selesai, tutup buku dan lanjutkan rutinitas tidur.
Contoh Journaling Sebelum Tidur
- Hal apa yang paling memenuhi pikiranku malam ini?
- Apa yang sebenarnya aku takutkan?
- Jika aku berhenti memikirkan ini sekarang, apa yang akan terjadi?
- Hal kecil apa yang bisa aku lepaskan malam ini?
Kesalahan Umum Journaling Saat Overthinking
- Menghakimi diri sendiri lewat tulisan
- Terlalu menganalisis setiap emosi
- Menjadikan journaling sebagai tempat menyalahkan diri
- Memaksa menulis saat sudah sangat mengantuk
Ingat, journaling sebelum tidur tujuannya menenangkan, bukan menyelesaikan semua konflik hidup.
Overthinking sebelum tidur adalah tanda bahwa pikiranmu lelah, bukan lemah. Journaling hadir sebagai ruang aman untuk berhenti sejenak, meletakkan beban, dan memberi izin pada diri sendiri untuk beristirahat.
Kamu tidak harus memahami segalanya malam ini—cukup tidur dengan lebih tenang.