Pada BAB II dan seterusnya, buat style subbab baru di Word dengan memilih Save Selection as a New Quick Style. Beri nama seperti Subbab 2 atau Subbab 3.
Atur font, ukuran, dan pastikan basis stylenya tetap Heading 2 agar tetap terbaca oleh sistem daftar isi otomatis Word.
Menandai Semua BAB dan Subbab Hingga Daftar Pustaka
Lakukan langkah yang sama untuk seluruh BAB, subbab, hingga Daftar Pustaka dengan menggunakan Heading 1 dan Heading 2.
Keuntungan dari penandaan heading ini adalah kamu bisa berpindah halaman dengan cepat hanya dengan mengklik judul di Navigation Pane Word.
Cara Menyisipkan Daftar Isi Otomatis di Word
Setelah semua heading rapi, pindah ke halaman kosong yang sudah disiapkan. Klik menu References, lalu pilih Table of Contents.
Gunakan opsi Automatic Table 1, dan secara otomatis daftar isi Word akan muncul lengkap dengan nomor halaman.
Mengubah Font dan Format Daftar Isi
Agar sesuai standar penulisan karya ilmiah, blok seluruh daftar isi otomatis Word, lalu ubah font menjadi Times New Roman ukuran 12.
Kamu juga bisa mengatur warna teks menjadi hitam dan menyesuaikan spasi agar tampilan daftar isi skripsi terlihat rapi dan profesional.
Keunggulan Daftar Isi Otomatis di Microsoft Word
Menggunakan daftar isi otomatis di Word membuat dokumen lebih efisien karena nomor halaman bisa diperbarui hanya dengan satu klik.
Selain itu, struktur dokumen menjadi lebih tertata dan memudahkan dosen atau pembaca menavigasi isi skripsi tanpa perlu scroll manual.