Matcha dan hojicha sama-sama berasal dari teh hijau Jepang, tetapi memiliki proses, rasa, kandungan kafein, dan manfaat yang berbeda. Memahami perbedaannya membantu memilih teh yang sesuai kebutuhan tubuh.
1. Proses Pengolahan
- Matcha: Daun teh ditanam dengan naungan, dikeringkan, lalu digiling halus menjadi bubuk
- Hojicha: Daun teh hijau dipanggang (roasted) sehingga berwarna cokelat
2. Rasa dan Aroma
- Matcha: Umami, creamy, sedikit pahit
- Hojicha: Lebih ringan, nutty, smoky, dan cenderung manis alami
3. Kandungan Kafein
- Matcha mengandung kafein lebih tinggi dibanding hojicha.
- Matcha: Cocok untuk fokus dan energi
- Hojicha: Kafein sangat rendah, aman diminum malam hari
4. Kandungan Antioksidan
- Matcha: Sangat tinggi antioksidan (EGCG)
- Hojicha: Antioksidan lebih rendah karena proses pemanggangan
5. Manfaat Utama
- Matcha
- Meningkatkan fokus dan konsentrasi
- Menambah energi stabil
- Mendukung metabolisme
- Hojicha
- Menenangkan pikiran
- Lebih ramah untuk lambung sensitif
Cocok untuk relaksasi
6. Waktu Konsumsi yang Disarankan
- Matcha: Pagi atau siang hari
- Hojicha: Sore atau malam hari sebelum tidur
Matcha cocok untuk energi dan fokus, sementara hojicha lebih ideal untuk relaksasi dan lambung sensitif. Pilih sesuai kebutuhan dan waktu konsumsi agar manfaatnya optimal.