Dinas Pendidikan Papua Barat Pastikan Program MBG Tetap Berjalan Selama Ramadhan 2026

Dinas Pendidikan Papua Barat Pastikan Program MBG Tetap Berjalan Selama Ramadhan 2026

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba---Dok. Istimewa

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Dinas Pendidikan Papua Barat memastikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan 2026 tetap berjalan selama bulan suci Ramadhan dengan sejumlah penyesuaian teknis di tingkat sekolah.

Kebijakan MBG Papua Barat ini ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, pada Senin 23 Februari 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBG Ramadhan dilakukan dengan mempertimbangkan keberagaman siswa di Tanah Papua.

Program Makanan Bergizi Gratis Papua Barat tetap dijalankan karena tidak semua siswa beragama Islam, sehingga asas keadilan dan toleransi menjadi prioritas utama.

Menurut Barnabas Dowansiba, program MBG Papua Barat tidak boleh dihentikan hanya karena momentum Ramadhan 2026. Ia menegaskan bahwa sekolah bersama pengelola MBG harus melakukan penyesuaian distribusi makanan bergizi gratis sesuai kondisi masing-masing satuan pendidikan.

“Untuk Tanah Papua, tidak semua siswa Muslim, sehingga program MBG tetap harus berjalan. Tinggal bagaimana sekolah dan pengelola MBG mengatur teknis pelaksanaannya,” ujar Barnabas terkait kebijakan MBG Ramadhan 2026 di Papua Barat.

Dinas Pendidikan Papua Barat menilai peran sekolah sangat penting dalam menyesuaikan distribusi MBG Ramadhan. Penyesuaian program Makanan Bergizi Gratis dilakukan berdasarkan jumlah siswa serta kondisi riil di masing-masing sekolah di Papua Barat.

Barnabas menyebut, siswa yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan tetap harus dihormati dalam pelaksanaan program MBG Papua Barat. Oleh karena itu, teknis distribusi makanan bergizi gratis bisa disiasati agar tetap berjalan tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.

“Jika makanan tersebut bisa bertahan, maka bisa dibawa pulang untuk berbuka puasa bersama keluarga di rumah. Teknisnya disesuaikan oleh pihak sekolah,” jelas Barnabas mengenai mekanisme MBG Ramadhan 2026.

Dinas Pendidikan Papua Barat juga menegaskan bahwa jumlah distribusi MBG Ramadhan pada dasarnya tidak mengalami pengurangan. Namun, teknis pelaksanaan program MBG tetap mengacu pada petunjuk pemerintah pusat dan disepakati bersama antara sekolah serta pengelola MBG.

Melalui koordinasi yang solid antara sekolah dan pengelola program, Dinas Pendidikan Papua Barat berharap program Makanan Bergizi Gratis selama Ramadhan 2026 tetap berjalan optimal. Program MBG Papua Barat ini sekaligus menjadi simbol toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Tanah Papua.

Sumber: