Kasus Rafa Mir Memanas! Jaksa Tuntut Penjara 10,5 Tahun atas Dugaan Pelecehan
Kasus Rafa Mir Memanas, Jaksa Tuntut Hukuman Penjara 10,5 Tahun-@rafamir33-Instagram
PAPUABARAT, DISWAY.ID - Kasus hukum yang menjerat striker Rafa Mir kembali menjadi sorotan setelah Kejaksaan Spanyol dilaporkan menuntut hukuman penjara terhadap pemain yang saat ini membela Elche dengan status pinjaman dari Sevilla.
Penyelidikan terhadap kasus Rafa Mir bermula pada September 2024 ketika sang pemain dituduh terlibat dalam dugaan pelecehan seksual oleh seorang korban perempuan, yang kemudian membuat aparat kepolisian melakukan penangkapan terhadap penyerang tersebut.
Dalam proses hukum pelecehan seksual Rafa Mir, pemain berusia 27 tahun itu sempat ditahan oleh polisi sebelum akhirnya dibebaskan dengan jaminan, sementara penyelidikan oleh Kejaksaan Spanyol terus berjalan hingga saat ini.
Saat kasus tersebut mencuat, Rafa Mir sedang menjalani masa peminjaman di klub Valencia, dan manajemen klub memutuskan untuk mengeluarkannya dari skuad utama selama sekitar tiga bulan sebagai bentuk respons terhadap kontroversi yang terjadi.
Selama memperkuat Valencia, Rafa Mir tercatat tampil dalam 22 pertandingan bersama Los Che, sebelum akhirnya kembali menjalani masa pinjaman berikutnya ke klub Elche pada musim kompetisi berikutnya.
Bersama Elche, performa Rafa Mir masih cukup produktif karena ia mampu mencetak tujuh gol dari 23 pertandingan sepanjang musim berjalan di berbagai kompetisi.
Meski begitu, perkembangan terbaru kasus Rafa Mir kembali menjadi perhatian setelah laporan dari media Las Provincias yang dikutip Cadena SER menyebutkan bahwa pihak Kejaksaan telah mengajukan tuntutan hukuman penjara total selama 10,5 tahun.
Dalam tuntutan tersebut, Kejaksaan Spanyol meminta agar Rafa Mir dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara atas dugaan pelecehan seksual berat yang melibatkan akses fisik terhadap korban.
Selain hukuman utama tersebut, Kejaksaan juga menuntut tambahan hukuman 18 bulan penjara kepada Rafa Mir terkait cedera yang diduga dialami oleh korban dalam insiden yang sedang diselidiki.
Tak hanya itu, dalam tuntutan lanjutan kasus Rafa Mir, jaksa juga mengusulkan agar sang pemain dilarang mendekati korban dalam radius 500 meter selama periode 13 tahun.
Jika pengadilan mengabulkan tuntutan tersebut, Rafa Mir juga dapat dikenai masa pengawasan atau pembebasan bersyarat selama tujuh tahun setelah menjalani hukuman penjara.
Lebih lanjut, jaksa juga mengusulkan adanya larangan selama delapan tahun bagi Rafa Mir untuk menjalankan aktivitas profesional yang berkaitan dengan anak di bawah umur.
Di sisi lain, kontroversi yang melibatkan Rafa Mir tidak berhenti pada kasus pelecehan seksual, karena sang striker juga menghadapi tuduhan lain terkait dugaan pernyataan rasis terhadap sesama pemain.
Bek Espanyol, Omar El Hilali, menuduh Rafa Mir mengeluarkan komentar bernuansa rasial dalam pertandingan antara Elche vs Espanyol yang berlangsung akhir pekan lalu.
Sumber: