Makna Mendalam “Don’t Wanna Cry” SEVENTEEN: Ketika Rindu Tak Bisa Diucapkan
Cover Seventeen - Don't Wanna Cry-dok. istimewa-
PAPUABARAT.DISWAY.ID - “Don’t Wanna Cry” adalah salah satu lagu SEVENTEEN yang paling meninggalkan jejak emosional. Meskipun beat-nya terdengar modern dan energik, liriknya sebenarnya menyimpan perasaan kehilangan yang begitu dalam. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang mencoba terlihat kuat setelah ditinggalkan, tetapi sebenarnya rapuh dan penuh rindu.
Sejak detik pertama, pendengar langsung diajak masuk ke perasaan kosong dan hilang arah—seolah dunia berjalan terus, sementara kita sendiri masih tertinggal pada kenangan. Itulah inti dari “Don’t Wanna Cry”: rasa sakit yang ingin disembunyikan, meski hati terus bergetar.
Liriknya menggambarkan bagaimana seseorang berusaha meyakinkan diri bahwa ia baik-baik saja. Namun, semakin ia menahan air mata, semakin terasa jelas betapa kehilangan itu meninggalkan lubang besar. Ini adalah konflik emosional yang banyak dialami orang: ingin terlihat tegar, tapi diam-diam justru semakin terluka.
MV-nya pun semakin menguatkan pesan tersebut. Visual kota yang luas, gesture para member, dan koreografi yang penuh ekspresi menggambarkan perjuangan untuk berdamai dengan rasa sepi. Tidak heran lagu ini begitu dicintai—karena siapapun yang pernah patah hati bisa merasakan ketulusannya.
Pada akhirnya, “Don’t Wanna Cry” bukan hanya tentang kesedihan. Lagu ini adalah perjalanan menerima kenyataan, belajar melepaskan, dan menemukan kembali diri sendiri. Kadang, kita memang tidak ingin menangis… tapi justru dari sanalah proses penyembuhan dimulai.
Sumber: