Journaling: Kebiasaan Kecil dengan Dampak Besar untuk Mental Health

Journaling: Kebiasaan Kecil dengan Dampak Besar untuk Mental Health

ilustrasi journaling-dok. istimewa-

papuabarat.disway.id - Di tengah ritme hidup yang cepat dan penuh distraksi, journaling menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang sering diremehkan, padahal dampaknya sangat besar. journaling bukan sekadar menulis diary, melainkan ruang aman untuk mengenal diri sendiri lebih dalam tanpa takut dihakimi.

Tanpa disadari, kebiasaan menulis secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan mental, mengelola emosi, hingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

1. Membantu Mengurai Pikiran yang Berantakan

Pikiran sering kali terasa penuh, bercabang, dan melelahkan. Journaling membantu “memindahkan” isi kepala ke atas kertas sehingga terasa lebih ringan.

Dengan menuliskannya, pikiran yang tadinya terasa rumit menjadi lebih jelas dan terstruktur.

Hal ini sangat membantu saat:

  • Overthinking sebelum tidur
  • Merasa cemas tanpa sebab jelas
  • Sulit fokus karena banyak hal di kepala

2. Menjadi Media Pelepasan Emosi yang Sehat

Tidak semua emosi bisa atau perlu dibagikan ke orang lain. Journaling memberi ruang aman untuk mengekspresikan rasa marah, sedih, kecewa, atau bingung tanpa takut menyakiti siapa pun.

Menulis emosi secara jujur membantu mencegah emosi terpendam yang bisa memicu stres berkepanjangan.

3. Membantu Mengenali Pola Diri Sendiri

Dengan journaling rutin, kita bisa melihat pola yang sebelumnya tidak disadari, seperti:

  • Hal-hal yang sering memicu stres
  • Kebiasaan yang membuat lelah
  • Situasi yang justru memberi energi

Kesadaran ini penting untuk mengambil keputusan yang lebih sehat, baik secara emosional maupun mental.

4. Meningkatkan Kesadaran Diri dan Self Love

Journaling membantu kita lebih peka terhadap kebutuhan diri sendiri. Saat menulis, kita belajar mendengarkan diri tanpa menghakimi.

Sumber: