Lebih dari 5.000 Jemaat Hadiri HUT Pekabaran Injil di Mansinam Papua Barat

Jumat 06-02-2026,06:09 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersama Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani dan Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere menghadiri perayaan HUT Pekabaran Injil (PI) ke-171 Tahun 2026 yang dipusatkan di Pulau Mansinam, Papua Barat.

Perayaan HUT Pekabaran Injil di Papua Barat tersebut menjadi momentum bersejarah yang dihadiri ribuan jemaat dari berbagai wilayah di Tanah Papua.

Pekabaran Injil Membentuk Identitas Masyarakat Papua

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa peringatan HUT Pekabaran Injil bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan menjadi ruang refleksi atas nilai-nilai luhur yang telah membentuk karakter masyarakat Papua.

Menurutnya, nilai kasih, persaudaraan, keadilan, dan kemanusiaan dalam ajaran Kristiani telah menjadi fondasi penting dalam perjalanan sosial dan budaya masyarakat Papua Barat.

Peran Gereja dalam Pembangunan Papua Barat

Dominggus Mandacan menyampaikan bahwa ia menyaksikan secara langsung bagaimana Gereja di Papua Barat berkontribusi nyata dalam pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kontribusi gereja sangat berarti bagi kemajuan Papua Barat, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau,” ujar Gubernur Papua Barat.

Tantangan Pembangunan Papua Barat Modern

Lebih lanjut, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti tantangan pembangunan yang saat ini dihadapi pemerintah daerah, mulai dari percepatan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai bahwa menghadapi tantangan pembangunan Papua Barat modern membutuhkan kekuatan spiritual dan moral yang kuat.

Gereja Punya Peran Strategis Jaga Masa Depan Papua

Menurut Dominggus Mandacan, keberadaan Gereja di Tanah Papua yang telah mengakar selama 171 tahun memiliki peran strategis dalam membimbing umat menuju masa depan yang lebih baik.

“Gereja memiliki posisi penting dalam membangun moral dan spiritual masyarakat Papua Barat,” tegasnya.

Toleransi dan Kerukunan Harus Terus Dijaga

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Barat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama sebagai kekuatan utama di Tanah Papua.

Ia mengajak semua pihak untuk memelihara harmoni melalui dialog, saling menghormati, dan kerja sama dalam membangun Papua Barat yang damai.

Ibadah Syukur Jadi Puncak Perayaan HUT PI

Kategori :