Pep Guardiola Buka Suara Soal Konflik Global, Tuai Kritik Tajam

Sabtu 07-02-2026,07:00 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Pep Guardiola kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan sikap tegas terkait konflik global dan isu kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Manajer Manchester City itu menegaskan bahwa dirinya akan selalu mengecam setiap bentuk kekerasan, terutama ketika warga sipil yang tidak bersalah menjadi korban.

Pernyataan tersebut disampaikan Pep Guardiola menjelang kemenangan Manchester City atas Newcastle United pada leg kedua semifinal Piala EFL. Dalam konferensi pers, pelatih asal Spanyol itu mengaku merasakan kesedihan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang terus berulang.

Pep Guardiola Soroti Konflik Global

Dalam keterangannya, Pep Guardiola secara terbuka menyinggung konflik yang terjadi di Palestina, Ukraina, dan Sudan. Tak hanya itu, ia juga menyoroti insiden penembakan yang melibatkan agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di Amerika Serikat.

Menurut Pep Guardiola, perkembangan teknologi membuat tragedi tersebut kini dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat dunia. Ia menilai kondisi itu seharusnya memunculkan empati, bukan justru sikap acuh tak acuh.

“Saya Selalu Mengecam Pembunuhan Warga Tak Bersalah”

Pep Guardiola menegaskan bahwa sikapnya tidak berpihak pada kelompok tertentu. Baginya, penderitaan warga sipil di mana pun berada adalah sesuatu yang tidak bisa dibenarkan.

Pelatih Manchester City itu mengaku tidak bisa memahami bagaimana seseorang dapat menutup mata terhadap penderitaan para korban. Ia menyebut gambar-gambar tentang ayah, ibu, dan anak-anak yang hidupnya hancur akibat konflik selalu menyentuh nuraninya.

Dukungan Pep Guardiola untuk Anak-anak Palestina

Sikap Pep Guardiola ini sebelumnya juga terlihat saat ia memberikan pidato dukungan bagi anak-anak Palestina dalam sebuah acara amal di Barcelona. Aksi tersebut mempertegas konsistensinya dalam menyuarakan isu kemanusiaan di luar lapangan sepak bola.

Namun, langkah Pep Guardiola tersebut justru memicu kritik dari sejumlah pemimpin komunitas Yahudi. Mereka menilai manajer Manchester City seharusnya lebih fokus pada sepak bola dan tidak ikut campur dalam urusan internasional.

Kritik dan Permintaan Agar Pep Guardiola Lebih Berhati-hati

Dewan Perwakilan Yahudi Greater Manchester & Region turut menyuarakan keprihatinan atas pernyataan Pep Guardiola. Mereka meminta agar sang pelatih lebih berhati-hati dalam memilih kata, terutama di tengah meningkatnya isu anti-Semitisme.

Menanggapi kritik itu, Pep Guardiola menegaskan bahwa dirinya hanya menyampaikan perasaan pribadi sebagai manusia. Ia mengaku tetap menghormati semua pandangan, meski tidak setuju dengan permintaan untuk diam.

“Diam Bukan Jawaban,” Tegas Pep Guardiola

Kategori :