Merasa Mudah Cemas dan Lelah? Bisa Jadi Kesehatan Mental Terganggu

Merasa Mudah Cemas dan Lelah? Bisa Jadi Kesehatan Mental Terganggu

Sering Diabaikan, Ini Tanda Kesehatan Mental Kamu Sedang Tidak Baik---Freepik

PAPUABARAT, DISWAY.ID - Kesehatan mental selama ini sering luput dari perhatian, padahal menjaga Kesehatan mental sama pentingnya dengan merawat kesehatan fisik. Banyak orang fokus pada tubuh yang sehat, tetapi lupa bahwa pikiran dan emosi juga membutuhkan perhatian serius.

Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental adalah kondisi ketika seseorang menyadari kesejahteraan psikologis dirinya, mampu mengelola stres secara wajar, dapat bekerja secara produktif, serta berperan aktif dalam lingkungan sosialnya.

Ada berbagai faktor yang dapat mengganggu kesehatan mental, mulai dari stres berat yang berkepanjangan, faktor genetik, hingga pengalaman kehilangan orang terdekat. Selain itu, kekerasan, trauma, pelecehan, serta penggunaan obat-obatan terlarang juga menjadi pemicu gangguan kesehatan mental.

Gejala gangguan kesehatan mental sangat beragam dan bergantung pada penyebabnya. Pada tahap ringan, seseorang bisa mengalami kesulitan berkonsentrasi, perubahan suasana hati, hingga muncul pikiran-pikiran yang tidak biasa. Dalam kondisi lebih serius, dapat muncul halusinasi atau dorongan untuk menyakiti diri sendiri maupun orang lain.

Tanda lain dari gangguan kesehatan mental adalah kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial, kehilangan minat pada aktivitas sehari-hari, serta emosi yang tidak stabil seperti mudah marah, cemas, tersinggung, atau merasa kesal tanpa alasan yang jelas.

Pada beberapa kasus, gangguan kesehatan mental berkembang menjadi depresi. Penderitanya sering merasa sedih berkepanjangan, tidak berharga, tidak berdaya, hingga kehilangan harapan dalam hidup. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi kualitas hidup secara signifikan.

Perubahan drastis dalam kebiasaan juga bisa menjadi indikator gangguan kesehatan mental, seperti pola makan yang berubah ekstrem, kelelahan berlebihan tanpa aktivitas berat, penurunan energi, serta gangguan tidur yang serius.

Jika kesehatan mental terganggu dalam jangka panjang, seseorang bahkan bisa kehilangan kemampuan menjalankan aktivitas dasar, seperti bekerja, bersekolah, atau merawat keluarga. Karena itu, deteksi dini sangat penting.

Untuk menjaga kesehatan mental, langkah awal yang bisa dilakukan adalah mengenali diri sendiri, baik kelebihan maupun kekurangan. Dengan memahami diri, seseorang akan lebih mudah menerima kondisi fisik dan kemampuan yang dimiliki.

Menerima kegagalan, berdamai dengan masa lalu, serta membiasakan diri untuk bersyukur atas pencapaian sekecil apa pun juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental. Meluangkan waktu untuk relaksasi atau meditasi setiap hari dapat membantu menenangkan pikiran.

Apabila gangguan kesehatan mental berlanjut, penanganan medis mungkin diperlukan. Penggunaan obat-obatan seperti antidepresan yang memengaruhi senyawa kimia di otak, termasuk serotonin, harus dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis.

Selain obat, psikoterapi bersama psikiater serta dukungan dari support group sangat dianjurkan. Penanganan yang menyeluruh akan membuat proses pemulihan kesehatan mental menjadi lebih optimal dan berkelanjutan.

Sumber: