PAPUABARAT, DISWAY.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Papua Barat yang berlaku pada Selasa, 31 Maret 2026.
Menjelang akhir bulan Maret, kondisi atmosfer di kawasan Kepala Burung masih cukup dinamis.
BMKG mencatat adanya sirkulasi siklonik lokal yang memicu penumpukan massa udara basah, sehingga meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi
Faktor lain yang memperkuat potensi hujan adalah suhu permukaan laut yang relatif hangat di wilayah perairan utara Papua yang berbatasan dengan Samudera Pasifik.
Kondisi tersebut berpotensi memicu terbentuknya awan konvektif, terutama pada siang hingga sore hari. Dampaknya, hujan dapat turun secara tiba-tiba setelah cuaca cerah di pagi hari, bahkan berpotensi disertai kilat dan angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah pesisir dan pegunungan.
Perkiraan Cuaca di Sejumlah Wilayah
Di Manokwari dan Manokwari Selatan, pagi hari diprediksi cerah berawan, namun berpotensi turun hujan ringan pada siang hingga sore.
Sementara itu, wilayah Pegunungan Arfak diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang, disertai kabut tebal yang dapat mengganggu jarak pandang, khususnya di jalur transportasi darat.
Untuk kawasan Teluk Bintuni dan Teluk Wondama, kondisi cuaca cenderung berawan dengan potensi hujan lokal pada sore hingga malam hari.
Sedangkan wilayah selatan seperti Kaimana dan Fakfak diprediksi mengalami cuaca berawan dengan peluang hujan ringan berdurasi singkat.
BMKG mengingatkan nelayan dan pelaku transportasi laut untuk rutin memperbarui informasi cuaca guna menghindari risiko di perjalanan.
Rincian Prakiraan Cuaca Papua Barat (31 Maret 2026)
1. Manokwari