Sakit Kepala Terus-Menerus? Ini Penjelasan Medis yang Wajib Kamu Tahu

Kamis 05-02-2026,15:55 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

Sementara itu, terapi non-medikamentosa untuk sakit kepala meliputi perbaikan postur tubuh, istirahat yang cukup, serta pola makan yang teratur.

Pada sakit kepala tipe tegang, kompres hangat di area leher dan pundak, peregangan otot, serta posisi tidur yang baik dapat membantu meredakan nyeri.

Sebaliknya, pada sakit kepala migrain, kompres dingin di tengkuk leher justru lebih efektif untuk mengurangi rasa nyeri.

Terapi Tambahan yang Bisa Membantu Meredakan Sakit Kepala

Beberapa terapi alternatif seperti pijat, penggunaan koyo hangat, dan konsumsi minuman berkafein dalam jumlah terbatas dapat membantu meredakan sakit kepala tertentu.

Pada sakit kepala migrain, kafein dapat membantu menyempitkan pembuluh darah sementara, sehingga nyeri kepala dapat berkurang.

Sementara itu, pijat dan koyo hangat lebih efektif untuk sakit kepala tipe tegang karena membantu merelaksasi otot di sekitar kepala, leher, dan pundak.

Waspadai Sakit Kepala yang Terus-Menerus

Sakit kepala yang berlangsung terus-menerus dan semakin memberat perlu diwaspadai. Terutama jika nyeri kepala bersifat progresif, baik dari segi intensitas, frekuensi, maupun durasinya.

Beberapa kondisi menjadi tanda bahaya atau red flag pada sakit kepala sekunder, seperti sakit kepala pertama kali muncul pada usia di bawah 5 tahun atau di atas 50 tahun.

Gejala sistemik seperti demam, penurunan berat badan, mual berat, muntah berulang, hingga gangguan saraf juga harus segera diperiksakan ke dokter.

Kondisi Khusus yang Membutuhkan Pemeriksaan Medis

Pasien dengan daya tahan tubuh rendah, riwayat kanker, atau pasca-transplantasi organ yang mengalami sakit kepala memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Sakit kepala yang disertai gangguan saraf, seperti penglihatan kabur, kebas pada wajah, kelemahan satu sisi tubuh, atau kejang, juga tidak boleh diabaikan.

Penanganan Medis Berdasarkan Penyebab Sakit Kepala

Terapi sakit kepala secara umum terbagi menjadi terapi simtomatik dan terapi kuratif. Terapi simtomatik bertujuan meredakan gejala nyeri kepala menggunakan obat pereda nyeri sesuai dosis dan indikasi.

Sedangkan terapi kuratif ditujukan langsung pada penyebab sakit kepala, misalnya pemberian antibiotik jika ditemukan infeksi sinus atau terapi lain sesuai hasil pemeriksaan medis.

Pentingnya Mengenali Jenis Sakit Kepala Sejak Dini

Pada sakit kepala tipe tegang, dokter dapat meresepkan obat relaksasi otot selain pereda nyeri.

Sementara pada sakit kepala cluster, terapi oksigen dengan aliran tinggi terbukti menjadi salah satu penanganan paling efektif.

Oleh karena itu, mengenali jenis sakit kepala yang dialami sejak dini sangat penting agar penanganan yang diberikan tepat sasaran.

Kategori :